METROPOLITAN – Buruknya fasilitas parkir di RSUD Ciawi yang dikeluhkan pasien ditanggapi manajemen rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Wakil Direktur Pelayanan RSUD Ciawi, Achmad Zaenudin, mengatakan, parkir masih me­numpuk karena kurangnya lahan. Sampai saat ini pihak rumah sakit belum bisa menyediakan lahan  terkendala anggaran. ”Penyparkir yang memadai karena ediaan lahan parkir itu ke­wenangan Pemkab Bogor. Masalahnya lahan milik warga mau atau tidak dibeli untuk lahan parkir,” katanya.­

Achmad juga mengaku sudah ada lahan di sebelah rumah sakit yang bisa dijadikan lahan parkir. Namun harganya ma­hal, sedangkan Pemkab Bogor punya aturan jual beli. ”Sejauh ini, pengajuan (lahan parkir, red) sudah. Selain anggaran pemda, kan ada pemilik lahan, masalahnya terbentur dengan pemilik lahan,” katanya.

Sementara itu, kebutuhan lahan parkir ini mendapat so­rotan dari Pemerhati Kesehatan Masyarakat Heri Irawan. Sebab ia mengeluhkan lahan parkir di RSUD Ciawi yang semrawut dan perlu penataan, khususnya pada area parkiran Poliklinik. Dalam Peraturan Menteri Kese­hatan Nomor 56 Tahun 2014 pasal 67, salah satu persyaratan mendirikan rumah sakit ialah harus tersedia Infrastruktur, aksesibilitas untuk jalur Trans­portasi dan Ketersediaan Lahan Parkir. ”Jangan sampai keter­sediaan lahan parkir saat ini hanya sebatas syarat dan ada. Kami rasa perlu ada perhatian dan penataan dengan baik, jangan terlihat seperti parkiran pasar,” ucap Irawan kepada Metropolitan.

Ia menuturkan, saat ini RSUD Ciawi salah satu rumah sakit yang jadi andalan di Kabupa­ten Bogor. Di mana saat ini banyak masyarakat dari ber­bagai penjuru Kabupaten Bogor dirujuk dan berobat ke RSUD Ciawi. Tak hanya lahan parkir yang perlu perbaikan, antrean di poliklinik juga perlu perhatian serius. ”Pasien rawat jalan sangat membeludak setiap hari. Banyak yang mengeluhkan tidak dapat no­mor antrean. Dari jam tiga pagi mereka harus datang ambil nomor antrean bahkan sampai ada yang menginap,” kata ketua DPD Jamkes Watch Bogor ini.

Lalu, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Egi Ghu­nadi Wibawa mengatakan, penyediaan lahan parkir sem­pat dibahas. Sejauh ini so­lusi jangka panjangnya harus ada pembelian lahan walau­pun harganya cukup mahal. ”Pembangunan lahan parkir RSUD itu pekerjaan rumah Pemkab Bogor. Hingga saat ini pembahasan lahan masih dalam negosiasi dengan pe­milik lahan,’’ujarnya. (mul/b/els/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here