METROPOLITAN – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) cukup ba­nyak di Kota Bogor dengan berbagai bidang usaha. Salah satunya usaha camilan atau kue kering yang digeluti Natalie.

Menjual produknya dengan merek dagang Rollie Bakery and Cookies sejak 2015, Natalie menga­wali bisnisnya dengan ber­jualan kue kering saat Le­baran. Melihat peluang bisnis ia mengembangkan bisnisnya dengan mem­buat roti rumahan untuk bekal sekolah atau bekerja dengan harga ekonomis namun kualitasnya baik. “Sampai saat ini saya terus kembangkan hing­ga menjual pie susu, roti dan kue kering,” papar­nya.

Berbis­nis makanan ini sudah menjadi hobinya. Meski sudah memiliki bekal kursus mem­buat kue dan resep roti dari sang ibu, ia terus mencari inspirasi dan ino­vasi terbaru untuk semua produknya. Dengan memanfaatkan media sosial, Natalie terus mencari perkembangan kualitas rasa dan media promosinya. Harga produk yang dijual Rollie Bakery sangat ter­jangkau, mulai dari Rp4.000 hingga Rp60.000.

Awal Agustus, ia baru saja merilis produk terbaru yang sedang ramai yakni, Koekis Keren atau kue ke­ring keju aren. “Koekis Keren lagi ramai diminati masyarakat, per awal Agustus hingga saat ini sudah 1.500 pak terjual,” jelas wa­nita kelahiran 19 Februari 1985 itu.

Natalie memulai bisnisnya dengan mo­dal Rp29 juta. Hingga saat ini ia mampu meraup keun­tungan hingga Rp14 juta setiap bulannya. Produknya pun su­dah tersebar di beberapa toko di Bogor dan Jakarta. “Di Bogor ada di Papaia, Dhelines, Rain­cake, Atha’s Corner, Transmart Yasmin dan Frozenmart D’colonel. Untuk di Jakarta ada di Ca­refour Lebak Bulus, Carefour Moi Kepala Gading, Carefour Cempaka Putih, Ko­perasi Pe­gawai Tel­kom, Kope­rasi Plaza Man­diri, Pinmart PT Indosat, LPPI Ke­mang dan B one mart Wisma Pondok Indah,” pungkas­nya. (mgh/b/els/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here