METROPOLITAN – Sebanyak 9.000 anak dari 350 sekolah taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan manasik Haji rutin yang di­selenggarakan Ikatan Guru TK Indo­nesia (IGTKI) Kabupaten Bogor, yang dilakukan di Kebun Raya Bogor, ke­marin. Ketua IGTKI Kabupaten Bogor, Riyatmi mengatakan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menge­nalkan sekaligus mengajarkan anak-anak tentang rukun islam yang kelima yaitu menunaikan ibadah Haji.

“Jadi, kegiatan ini, sudah rutin dilaks­anakan setiap tahun. Yang membe­dakan dengan tahun sebelumnya, hanya dari lokasi acara dan jumlah peserta. Jumlah peserta kegiatan manasik haji pun selalu bertambah setiap tahunnya. Tahun lalu 8.000 anak. Sedangkan tahun ini, diikuti 9.000 siswa dari 19 cabang IGTKI se Kabupaten Bogor,” beber Riyatmi. Ia menjelaskan, untuk prosesi manasik Haji yang diajarkan dimulai dari me­masuki maktab, kemudian berniat haji. Dilanjut salat jamak taqdim dan qashar. Selanjutnya melempar jum­roh lalu melaksanakan thawaf keliling Kakbah. Selesai thawaf disunahkan mencium Hajar Aswad (batu hitam), lalu shalat sunah 2 rakaat kemudian melakukan sa’i.

“Ibadah Haji sejatinya adalah ke­wajiban umat muslim bagi yang mampu. Dengan mempelajari tata­cara ibadah haji secara langsung melalui kegiatan manasik, berarti kita telah memulai satu langkah menuju tanah suci Makkah,” kata dia lagi. Harapannya, dengan pembela­jaran dari usia dini ini, suatu hari nanti anak-anak akan dapat menja­lani rangkaian ibadah haji yang baik dan benar. (khr/b/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here