METROPOLITAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengumumkan lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kemarin. Tahun ini ada 353 posisi yang dibutuhkan pemkab dan 111 lowongan yang dibuka pemkot.

PEMKAB Sukabumi sudah menun­taskan formasi kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun ang­garan 2018 sejak Selasa (18/9). Ada 353 posisi ASN yang dibutuhkan Pem­kab Sukabumi untuk mengisi keku­rangan pelayanan yang selama ini dibutuhkan masyarakat. Formasi ini ditetapkan dalam pengumuman Bu­pati Sukabumi Nomor 800/6173-BPKSDM tentang kebutuhan pegawai ASN di lingkungan Pemkab Sukabumi tahun anggaran 2018. Pengumuman ini ditandatangani Bupati Suka­bumi Marwan Hamami per 18 September 2018.­

Disebutkan berdasarkan Ke­putusan Menteri Pendayagu­naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 237 Tahun 2018 Tanggal 30 Agustus tentang Kebutuhan Pegawai ASN di lingkungan Pemkab Sukabumi. Penetapan rincian kebutuhan ASN ber­jumlah 343 orang, dengan for­masi khusus EKS TH K2 dan formasi umum dan khusus.

Kabupaten Sukabumi mem­buka posisi untuk tenaga ho­norer dalam formasi EKS TH K2 sebanyak 147 orang. Posisi ini untuk tenaga guru dan kese­hatan yang akan ditempatkan di sekolah negeri pada Dinas Pendidikan dan puskesmas-puskesmas di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Semen­tara untuk formasi umum dan khusus, Pemkab Sukabumi membuka lowongan ASN baru untuk tenaga guru 70 orang, tenaga kesehatan 80 orang dan tenaga teknis 56 orang. Baik dalam persyaratan umum mau­pun khusus mencantumkan batas usia maksimal 35 tahun. Semua pelamar diwajibkan melakukan proses pendaftaran online dengan akun email pri­badi melalui situs https://sscn.bkn.go.id.

Sementara formasi untuk Kota Sukabumi sebanyak 111 lowongan. Dari jumlah tersebut, sebelas kuota ditujukan untuk kalangan disabilitas, kategori dua dinas kependudukan dan lulusan mahasiswa cum laude. Pelaksana Tugas (Plt) Sekreta­ris Daerah Kota Sukabumi Sa­leh Makbullah mengatakan, usulan pertama yang diajukan pemerintah sebanyak seratus formasi CPNS, namun bertam­bah menjadi 111 lowongan. ”Tambahan kuota tersebut merupakan kewenangan serta kebijakan dari pemerintah pu­sat dan pembukaan akan dilaks­anakan secara serentak pada hari ini secara online di sscn.bkn.go.id,” ujarnya.

Pembukaan dan pendaftaran CPNS di Kota Sukabumi, jelas Saleh, merupakan kategori umum. Warga dari luar Kota Sukabumi pun bisa mendaftar. ”Usulan seratus orang kepada pemerintah pusat ini tidak ada porsi untuk lulusan SMA. Ka­rena yang dibutuhkan Suka­bumi sebagian besar lulusan sarjana. Khususnya dengan disiplin ilmunya mulai dari dokter, perawat, guru, teknik dan lainnya,” terangnya.

Saleh mengingatkan, pendaf­taran dibuka secara online di sscn.bkn.go.id. Selanjutnya para pelamar CPNS ini harus mengikuti tes tertulis yang ren­cananya akan dilaksanakan di Bogor. ”Kalau tes tertulisnya nanti di Bogor,” katanya.

Sementara untuk persyara­tan bagi setiap calon pelamar CPNS ini, lanjut Saleh, yakni usia setinggi-tingginya 35 ta­hun pada saat melamar dan setinggi-tinggi 40 tahun bagi pelamar yang memiliki kua­lifikasi pendidikan S3. ”Syarat lainnya fotokopi KTP, foto­kopi ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT dan pas foto terbaru uku­ran 4X6 sentimeter sebanyak empat lembar dengan latar belakang merah,” pungkasnya. (suk/els/run)­

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here