METROPOLITAN – Dinas Kese­hatan Kota Sukabumi meningkatkan kewaspadaan jelang pergantian musim kemarau ke musim hujan. Pasalnya, di musim pancaroba ter­sebut berpotensi menimbulkan berbagai jenis penyakit hingga mengancam masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Su­kabumi Ritanenny Edlien Silyena Mirah menjelaskan, cuaca yang tidak menentu saat musim pan­caroba cukup memicu pertumbuhan berbagai macam jenis penyakit. Selain itu, ketahanan tubuh seseo­rang kerap berubah di musim ter­sebut.

“Masyarakat agar senantiasa was­pada dan berhati-hati sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya berbagai jenis penyakit di wilayahnya masing-masing, juga menjaga dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujarnya.­

Selain itu, Dinkes Kota Su­kabumi bakal menginstruk­sikan seluruh puskesmas di Kota Sukabumi meningkatkan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. “Kami akan tugaskan seluruh Pus­kesmas yang ada untuk gen­car sosialisasi dan penyuluhan, karena dengan PHBS berbagai penyakit dapat dihindari,” katanya.

Kesadaran masyarakat Kota Sukabumi untuk memeriksa kesehatan, lanjut Ritanenny, cukup tinggi. Hal itu bisa dilihat dari jumlah kunjungan warga yang datang ke puskesmas maupun ke fasilitas kesehatan lainnya di Kota Sukabumi. “Kesadaran warga Kota Suka­bumi dalam hal kesehatan badan dan lingkungan cukup tinggi, dan itu amat penting agar menjaga kesehatan,” pa­parnya.

Dirinya berharap, PHBS, kesa­daran dan kepedulian terhadap kesehatan terus ditingkatkan agar Kota Sukabumi jadi kota sehat dan bersih. “Terima kasih kepada segenap lapisan ma­syarakat atas kesadaran dan kepeduliannya dalam merea­lisasikan Germas dan PHBS di wilayahnya masing-masing. Mudah-mudahan hal tersebut terus dilakukan dan ditingkat­kan supaya di Kota Sukabumi tidak terjadi KLB suatu jenis penyakit,” tandasnya. (rs/mam/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here