Baznas Anak Tirikan Madrasah

by -

METROPOLITAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabu­paten Bogor disinyalir tebang pilih dalam menyalurkan ZIS alias zakat, infaq dan sodaqoh. Hal ini dikatakan Ketua PD Mathlaul Anwar (MA) Kabupa­ten Bogor, Abdul Azis saat dite­mui dalam acara kunjungan ke MTs. Mathlaul Anwar di Keca­matan Leuwisadeng, kemarin.

“Saya melihat Baznas Kabupa­ten Bogor ini tidak mengenal madrasah, lihat saja pada tahun 2017 ada 2000 anak yatim siswa -siswi di SDN seBogor yang disan­tuni Baznas, dan tahun 2018 ini terulang Baznas kembali me­nyatuni siswa SD dibanding para anak yatim dan piatu di madrasah,” kata Azis sapaan akrabnya.

Ia menilai, jika Baznas Kabu­paten Bogor telah tebang pilih dalam menyalurkan bantuan keumatan tersebut. “Ini bukti Baznas tebang pilih dalam menyalurkan bantuan, dan bekerja tidak profesional sesuai yang diharapkan masy­arakat Bogor,” bebernya.

Oleh karena itu, sambung Azis, yang mengenyam pen­didikan di Kabupaten Bogor bukan hanya siswa sekolah dasar, tapi lebih banyak di madrasah ibtidaiyah (MI). “Jangan dianak tirikan dong,” cetusnya. Azis pun mengungkapkan ke­kecewaanya terhadap sikap Baznas, yang seharusnya bisa bersikap adil.

“Saya sangat kecewa dengan Baznas Kabupaten Bogor yang tidak peduli terhadap anak yatim dan piatu di madrasah. Padahal, warga Kabupaten Bogor anak-anaknya lebih banyak yang ber­sekolah di madrasah,” tukasnya.(khr/b/yok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *