METROPOLITAN – Kisruh seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jawa Barat (Jabar) menjadi sorotan belakangan ini. Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabar pun mencium adanya kejanggalan dari proses rekrutmen tersebut.

Wakil Sekretaris Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Badko HMI Jabar Firman Hakim mengatakan, kejanggalan tampak terlihat dalam putusan yang dikeluarkan KPU RI terhadap 14 nama calon anggota KPU Provinsi Jabar. Ada perubahan beberapa nama tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini juga disinyalir terjadi pada penetapan di beberapa KPU kabupaten/ kota di wilayah Jabar.

“Secara tidak langsung hal ini telah mencederai Pasal 2 Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2018 tentang Seleksi KPU Provinsi dan KPU kabupaten/ kota,” kata Firman. Menurutnya, sistem yang demokratis dan berintegritas tidak akan terwujud jika dalam rekruitmen saja terjadi kecurangan. Firman menduga ada intervensi dari pihak luar yang tidak memiliki kapastitas dan kelompok atau individu yang ikut berkepentingan.

“Kami mengutuk keras malpraktek dalam proses rekruitmen atau seleksi KPU Provinsi Jabar dan KPU kabupaten/kota di Jabar,” tegasnya. Untuk itu, Firman meminta transparansi  nilai peserta yang mengikuti seleksi rekruitmen tersebut. Selain itu, harus ada alasan konstitusional atas keluarnya perubahan nama calon komisioner pada KPU provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kami menuntut proses secara hukum segala bentuk kecurangan dan kejanggalan yang terjadi pada tahapan seleksi pembentukan KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota di Jabar,” ungkap Firman. Sebelumnya, proses seleksi anggota Komisioner KPU di beberapa wilayah di Jabar berujung kisruh.

Pasalnya, KPU RI merombak namanama calon yang lolos tahapan fit and proper test. Sejumlah calon yang sebelumnya diumumkan panitia seleksi lolos sepuluh besar, tiba-tiba tergusur dan digantikan para calon yang urutannya jauh di bawah. Para pendaftar yang merasa dirugikan pun melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). (rmol/sal/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here