Ini Alasan Mohammad Seda Maju Di Pileg 2019 Kabupaten Bogor Persembahkan Diri Demi Kepentingan Rakyat

by -

 Bermula dari keterlibatannya sebagai tim sukses, Mohammad Seda terjun ke dunia politik. Kini bapak tiga anak itu menjadi salah satu calon dewan di Kabupaten Bogor 2019. Seda pun ingin mempersembahkan dirinya untuk kepentingan rakyat di Bumi Tegar Beriman. Lantas seperti apa gagasan yang dimiliki kader Partai Golkar Kabupaten Bogor ini? Berikut wawancara Harian Metropolitan bersama caleg dari Dapil 1 Kabupaten Bogor itu:

Sejak kapan Anda aktif di dunia politik?

Saya aktif dari 2014. Terakhir, saya menjadi tim sukses bagi pasangan Ade Ruhandi dan Ingrid Kansil di Pilkada Kabupaten Bogor 2018.

Apa yang memotivasi Anda terjun ke dunia politik?

Saya merasa daripada jadi penon­ton lebih baik saya masuk ke dalam sistem sesuai pengalaman yang saya miliki. Tujuannya untuk memper­baiki dan meningkatkan yang sudah baik. Termasuk ingin berkontribusi lebih bagi kepentingan masyarakat. Apalagi, untuk mendayabaktikan kepada masyarakat harus melalui dunia politik.

Kenapa Anda memilih bergabung dengan Partai Golkar?

Karena partai ini merupakan par­tai yang terbuka. Partai Golkar juga sudah teruji di peta politik Indone­sia, baik dari zaman orde baru hing­ga reformasi saat ini. Apalagi, kiprah Partai Golkar di masyarakat sudah teruji, baik dari sisi pemberdayaan ekonomi hingga pengelolaan di ma­syarakat. Belum lagi partai ini men­jadi salah satu partai yang melahi­rkan regenerasi partai sekarang yang cukup berkembang. Itulah alasan kenapa saya masuk Partai Golkar.

Lalu apa yang melatarbelakangi Anda mau maju di Pileg 2019?

Saya ini punya background penga­laman di dunia profesional atau swasta sejak berusia 24 tahun hingga sekarang di usia 51 tahun. Saya meniti karier dari staf hingga pengambil keputusan. Saya ang­gap pengalaman ini sudah cukup dan saya punya be­kal untuk memper­juangkan kepen­tingan dan kebu­tuhan masy­arakat, khususnya warga Kabu­paten Bogor.

Sebagai caleg, terobosan se­perti apa yang Anda punya?

Saya melihat Ka­bupaten Bogor ini kabupaten yang cu­kup potensial dengan APBD lumayan tinggi. Tapi prak­tiknya, dari pengli­hatan saya, dari sisi pemerataan pembangunan infrastruk­turnya masih terbi­lang mi­nim atau be­lum maksi­mal me­nyentuh fasilitas yang dibutuhkan ma­syarakat. Maka, inilah yang ingin saya perjuangkan di pen­calonan Pileg 2019 Ka­bupaten Bogor.

Bagaimana dengan kesehatan?

Saya rasa sekarang ini masyarakat trennya soal BPJS. Di mana perma­salahannya lumayan rumit dari sisi pelaksanaan di daerah masing-masing. Nah, makanya kenapa saya ingin maju di Pileg yakni untuk membantu memaksimalkan pe­layanan yang diberikan kepada ma­syarakat agar warga tak lagi diper­sulit, baik administrasi maupun lainnya.

Di bidang pendidikan seperti apa?

Kalau saya lihat di Kabupaten Bogor ini pendidikannya cukup maju. Sebab, wilayah ini sebagai penyangga ibu kota. Hanya untuk desa masih perlu penanganan signifikan. Teru­tama dari sisi pembangunan fisik, infrastruktur jalan dan lain sebagainya. Termasuk saya ingin bagaimana Kabupaten Bogor ini menanamkan kedisplinan, dari mulai tingkat dasar hingga menengah sekolah. Kedisiplinan ini harus ditonjolkan kepada pelajar supaya regenerasi di Kabupaten Bogor, setelah mereka keluar SMA atau sederajat mereka mempunyai bekal yang kuat.

Terakhir, bagaimana dengan pe­kerjaan?

Soal ketenagakerjaan, kebetulan saya ini seorang praktisi di dunia swasta. Kabupaten Bogor ini kan lumayan kaya, dalam hal ini dilihat dari sektor perusahaan swasta cukup banyak. Mulai dari level menengah ke bawah hingga ke atas atau skala nasional. Tapi persoalannya, Pemkab Bogor tidak mengeluarkan regulasi melalui perda untuk meminta pe­rusahaan ini menyerap pekerja yang ber-KTP Kabupaten Bogor. Ini yang ingin saya perjuangkan dengan mengeluarkan regulasi yang men­gharuskan perusahaan di Kabupaten Bogor menyerap dan memprioritas­kan pekerja asli Bumi Tegar Beriman. (rez/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *