Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (Menpan RB) Asman Abnur. Telegraf/Koeshondo W. Widjojo

METROPOLITAN – Kabar baik da­tang untuk guru honorer yang be­rusia lebih dari 35 tahun. Kemente­rian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan me­reka masih punya kesempatan men­jadi pegawai pemerintah, dengan wajib mengikuti proses seleksi. Hal itu pun disampaikan Mendikbud, Muhadjir Effendy, belum lama ini.

“Seleksi yang kami maksud adalah seleksi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bukan seleksi Calon Pegawai Ne­geri Sipil (CPNS),” katanya.Untuk itu, ia meminta semuanya siap berkompetisi secara terbuka. Sebab, pihaknya ingin memilih yang terbaik. “Masa kerja pengabdian itu harus jadi pertimbangan, tapi tidak boleh mengalahkan persyaratan utamanya, yakni harus berkualitas dan standar pada tes ujian dasar,” ujarnya.

Soal penyelenggaraan tes nantinya akan mempertimbangkan semua ka­langan usia. Tes ini adalah pintu keluar, terutama untuk mereka yang tidak bisa ikut karena usia, yaitu bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tapi untuk di luar syarat usia juga boleh. Artinya yang usianya belum 35 juga boleh mengikuti PPPK.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini, Bapak Presiden menambah Pe­raturan Pemerintah (PP) itu dan ha­rapan kita setelah sudah jadi dengan Aparatur Sipil Negara (ASN), kita buka lagi dengan jalur PPPK,” ujarnya.(*/rez/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here