Nikah Dua Kali, Suamiku Syaiko (Habis)

by -

METROPOLITAN – Tidak hanya kasar saja, aku sering melihat dia chat mesra dengan wanita lain. Bahkan jika di rumah, aku tidak pernah dianggap, aku hanya dijadikan pembantu olehnya. Setiap aku ajak bicara dia selalu menghindar, dia hanya baik terhadap teman wanitanya dan teman temannya. Sedangkan dengan istrinya selalu dikasari, padahal aku tidak tahu salah aku ini apa.

Sampai aku pernah pergi meninggalkan dia ke rumah orang tuaku. Orang tuaku tidak terima atas perlakuannya kepadaku, sampai sekarang dia masih membenci keluargaku karena orang tuaku memarahi suamiku.

Aku sempat berpikir dan pernah memutuskan untuk bercerai karena sudah tidak tahan lagi dengannya. Tapi ternyata aku hamil. Aku pikir dengan aku hamil sifatnya akan berubah dan lebih menyayangiku, tapi ternyata tidak sama sekali.

Semua sama saja saat aku hamil pun dia selalu melakukan KDRT, rasanya ingin sekali saat hamil ada yang memperhatikan dan menyayangiku tapi tidak aku dapatkan dari suamiku. Dia selalu aku maafkan tapi selalu mengulanginya lagi. Sampai saat ini aku mengandung hamil besar pun aku masih dipukul olehnya, karena aku hanya bertanya hubungan dia dengan wanita lain.

Aku sungguh lelah dengan perlakuan suamiku yang seenaknya terhadapku dan selalu menghina keluargaku. Diapun tidak pernah menganggap orangtuaku. Aku sangat sedih sekali padahal suami dan orangtuaku sangat berarti dalam hidupku.

Ya Tuhan sampai kapan penderitaan ini akan berakhir.. Rasanya aku ingin bercerai.. Tapi aku malu dengan statusku yang sudah pernah menikah dan dua kali menikah. Siapa juga yang mau menerima aku dan dua anakku. Tuhan apakah aku tidak pernah pantas untuk bahagia (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *