Perang Bintang di Dapil Jabar III

by -

METROPOLITAN – Persaingan duduk di kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat (Jabar) III (Kota Bogor-Kabupaten Cianjur) pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 tampaknya akan semakin sengit. Pasalnya, sejumlah wajah baru bakal bertarung dengan caleg incumbent yang merupakan tokoh politik ternama di Provinsi Jabar pada kontestasi pileg 2019 itu.

Ada juga nama Eka Sastra yang notabene caleg incumbent dari Partai Golkar sudah dikenal masyarakat karena pernah ikut bertarung pada lima tahun lalu. Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI Fraksi Golkar Eka Sastra mengaku di pemilu 2019 diakuinya memang banyak cobaan yang terjadi di tubuh Partai Golkar.

Tetapi kekuatan Golkar pada personal kader partai dan calegnya membuat Partai Golkar semakin kokoh dan solid. “Di pemilu 2019 dirinya optimisi Partai Golkar masuk papan atas dua partai tertinggi,” ujar Eka kepada Metropolitan, kemarin. Menghadapi persaingan di pemilu 2019, khususnya di Dapil Jabar III, sebagai caleg incumbent yang kembali maju di pileg menurutnya lebih enteng menghadapi pertarungan nanti.

Musababnya, ia sudah tidak lagi dibebani janji politik karena semuanya sudah dipenuhi dalam memperjuangkan masyarakat. “Pemilu sekarang lebih enteng karena janji politiknya sudah dipenuhi. Saya tidak pernah memandang caleg yang maju di DPR RI sebagai  pesaing, tetapi di politik menganggap semuanya mitra,” ungkapnya.

Dari sembilan kursi DPR RI yang diperebutkan di Dapil Jabar III, dirinya optimis kembali meraih satu kursi tersebut. Apalagi berkaca pada pemilu sebelumnya, meraih suara tertinggi dan sudah menunjukkan kinerja selama lima tahun. Ia berharap masyarakat Kota Bogor bisa berpartisipasi aktif dan para caleg yang bertarung lebih mengedepankan program yang berbasis gagasan, tidak lagi berbasis hoaks atau sentimen SARA.

“Saya berharap ke depan lebih meningkatkan kinerja dan menambah perolehan suara di pemilu 2019,” harapnya. Sementara itu, caleg DPR RI Maruarar Sirait, mengaku tidak ada persaiangan, tetapi lebih mengadu program dan gagasan karena itu yang dibutuhkan masyarakat saat ini.

Sejak diturunkan DPP PDI Perjuangan sebagai caleg DPR RI Dapil Kota Bogor dan Cianjur, pria yang menjadi anggota DPR RI Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang (SMS) itu sudah biasa menghadapi pemilu. Strategi lainnya, ia akan perjuangkan aspirasi yang benar, silaturahmi yang baik, dengan membuat programprogram prorakyat.

Tak hanya soal ekonomi dan kemiskinan, ia juga berjanji bakal memajukan kegiatan olahraga dan kepemudaan di Kota Bogor untuk meminimalisasi aksi-aksi tawuran. “Tidak ada lawan, semuanya kawan dengan tujuan bersama yakni memperjuangkan masyarakat,” katanya. Hal senada diungkapkan caleg DPR RI dari PPP Andi Surya Wijaya. Menurutnya, caleg yang maju di Dapil III semuanya patner, bukan pesaing.

Sekarang ini, bagaimana caranya memikat hati masyarakat dengan program nyata, bukan janji-janji. Sampai saat ini relawan yang sudah dibentuk di antaranya Srikandi ASW, Sobat ASW dan Baraya ASW. Tim bekerja untuk menyosialisasikan dan memperkenalkan dirinya ke masyarakat.

Semua aspirasi atau masukan warga juga ditampung tim relawan. “Masih ada waktu beberapa bulan ke depan untuk memaksimalkan raihan suara. Yang jelas, dirinya bersama tim relawan ASW bakal terus berjuang semaksimal mungkin agar bisa melangkah ke Senayan,” pungkasnya. (ads/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *