METROPOLITAN – Penilaian Lomba Gugus tingkat Kota Bogor 2018 berakhir di Gugus V atau SDN Tajur 2 Bogor, kemarin. Ke­giatan penutupan dilakukan di halaman sekolah, Jalan Bale­desa, Kelurahan Tajur, Kecama­tan Bogor Timur.

Kegiatan ini sempat diwarnai keterlambatan kedatangan tim penilai dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor. Walau sem­pat molor dari waktu yang sudah ditentukan, kegiatan ini tetap berlangsung. Bahkan, tak me­nyurutkan semangat para siswa, guru dan kepala sekolah di Ke­camatan Bogor Timur itu.

”Mohon maaf bapak dan ibu-ibu, kami datang terlambat, ka­rena ada acara disdik di Katu­lampa,” kata Ketua Tim Penilai, Wasi Jatmiko, di hadapan para guru dan ke­pala sekolah. Sekadar diketa­hui, lomba ini sudah dimulai sejak Kamis (20/9). Disdik menyeleksi en­am gugus inti tingkat SD di Kota Hujan. Se­leksi ini dilakukan untuk memi­lih satu di antara mereka untuk mewakili Kota Bogor di ajang Lomba Gugus tingkat Provinsi Jawa Barat. “Jadi, peraih nilai tertinggi otomatis akan menjadi wakil kita di lomba provinsi nanti,” terang Ketua Tim Penilai, Wasi Jatmiko, usai melakukan penilaian lomba gugus di SDN Polisi 4.

Selain itu, sambung dia, kegia­tan ini juga bertujuan untuk me­ningkatkan motivasi pembina, pendidik dan kinerja gugus se­kolah. “Yang tak kalah penting, peserta didik kelak menjadi ma­nusia yang berilmu, cakap, kre­atif dan mandiri,” kata kasi ku­rikulum SD di Disdik Kota Bogor itu.(tur/ar/rez/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here