Sepakat Cerai, Shezy Idris Nangis

by -17 views

METROPOLITAN – Sidang perdana kasus perceraian antara Shezy Idris dan Krishna Adhyata Pratama telah digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat (PA Jakbar), Senin (15/10). Didampingi kuasa hukum masing-masing, kedua belah pihak sama-sama hadir dalam sidang tersebut. Pada pukul 10:35 WIB, sidang yang bersifat tertutup itu berlangsung lebih dari setengah jam. Keduanya lalu menjalani mediasi di ruangan lain.

Setelah mediasi, Shezy tampak seperti habis menangis. Pesinetron berusia 37 tahun itu sempat mengusap matanya yang terlihat berkaca-kaca. ”Ya, sedihlah. Begitu masuk, majelis cerita soal anak dan segala macam. Ya, kami nggak ada yang mau cerai. Kami nggak mau pisah sebenarnya. Cuma, memang sudah nggak bisa dipertahankan lagi, daripada anak-anak tersakiti. Mudah-mudahan, ini yang terbaik buat anak,” tutur Shezy.

Terpisah, Krishna mengaku tak tahu-menahu mengapa Shezy Idris menangis. Yang jelas, apa yang dirasakan sang istri barangkali sama seperti apa yang ia rasakan. ”Semua pasti kacau perasaannya karena ini adalah hal yang sebenarnya tidak diinginkan semua orang. Karena Shezy perempuan, output-nya seperti itu. Karena saya lakilaki, beda,” ucap Krishna.

Menurut Dedy Eka Putra selaku kuasa hukum Shezy, melalui mediasi, pasangan yang menikah pada 11 Juni 2011 tersebut sepakat untuk bercerai. Alhasil, jika mediasi dinyatakan gagal oleh hakim pada sidang berikutnya, persidangan dilanjutkan ke pokok perkara. ”Sidang kedua pada 5 November adalah hasil mediasi. Tadi kami sudah katakan ke majelis hakim bahwa kami sebagai penggugat tetap pada gugatan kami untuk bercerai. Begitu juga dengan tergugat, dia juga tetap untuk bercerai,” tutur Dedy ketika ditemui bersama Shezy.

Krishna pun tak terdengar ingin mempertahankan rumah tangganya dengan Shezy Idris. Hanya saja, jika harus bercerai, ia ingin mereka berpisah secara baik-baik. ”Apa pun yang terjadi, Shezy adalah ibu dari anak-anak saya. Saya ingin semuanya baikbaik saja. Saya berharap, silaturahmi tetap terjaga, hubungan tetap baik, tetap bisa kompak demi anak-anak,” tandasnya.(km/feb/py)