Timsel dan KPU Klarifikasi Aduan Masyarakat

by -

METROPOLITAN – Calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sembilan kota/kabupatren di Jawa Barat (Jabar) yang tengah mengikuti tahapan seleksi akan segera mengikuti tes wawancara. Pada sesi tersebut, tim seleksi hingga KPU akan melakukan klarifikasi atas aduan yang masuk dari masyarakat.

Timsel Wilayah II Jabar yang meliputi Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Bandung, Yusfitriadi, mengatakan bahwa dalam proses rekrutmen calon anggota KPU, timsel juga membuka tanggapan masyarakat terkait rekam jejak para calon. Aduan masyarakat ini menjadi salah satu pertimbangan penilaian setelah dilakukan klarifikasi. “Di sesi wawancara dan fit and proper test akan diklarifikasi hasil aduan masyarakat.

Misal dari Kota Bogor sudah ada aduan yang masuk kepada salah satu calon yang katanya namanya masih aktif di partai politik. Nanti kami akan kroscek ini dan diklarifikasi. Keterlibatan masyaraat ini penting,” kata lelaki yang akrab disapa Kang Yus. Menurutnya, kasus hukum menjadi salah satu perhatian khusus saat klarifikasi.

Mereka yang pernah terjerat kasus hukum hampir dipastikan tidak bisa lolos. “Yang paling kruisial itu kasus hukum, apa pun. Misal narkoba, KDRT, korupsi. Yang lain biasanya keaktifan di partai politik, masuk timses dan lainnya. Ini yang akan kami klarifikasi,” terangnya. Sebelumnya, rekrutmen calon anggota KPU kota/kabupaten di Jabar, termasuk Bogor, hampir memasuki tahap akhir.

Mereka yang lolos di tes psikologi sebelumnya dan menjalani tes kesehatan akan mulai mengikuti tes wawancara mulai 29-31 Oktober. Hasil tes wawancara yang dilakukan tim seleksi (timsel) akan menyaring sepuluh nama untuk selanjutnya diserahkan ke KPU RI dan dipilih lima anggota KPU terpilih di tiap kota dan kabupaten.

Informasi yang dihimpun, peserta seleksi calon anggota KPU dari Kabupaten Bogor akan mengikuti sesi tes wawancara pada 29 Oktober bersama calon dari Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Majelengka. Sementara Kota Bogor wawancara dilakukan pada 30 Oktober bersama Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Kuningan. Di kota/kabupaten lainnya dijadwalkan di hari terakhir pada 31 Oktober yaitu Kota Banjar, Kota Bandung dan Kabupaten Subang. (fin/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *