FOTO : DIYON/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Tajurhalang , Demi mendapatkan kualitas infrastruktur yang baik dan tidak adanya penyimpangan anggaran, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) didampingi Inspektorat Kabupaten Bogor menguji ketebalan beton (core drill) di proyek jalan Tajurhalang-Kalisuren sesi 1 dan 2, Kecamatan Tajurhalang.

Hal itu dilakukan karena pemadatan beton menjadi faktor utama keberhasilan pengerjaan jalan tersebut. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Tajurhalang-Kalisuren sesi 1 dan 2, Chandra Trikarya, mengatakan, tes ini sangat penting karena ketebalan beton harus sesuai prosedur dan diharapkan hasil peningkatan jalan akan baik dan tahan lama.

”Langsung BPK perwakilan Provinsi Jawa Barat, PUPR dan Inspektorat Kabupaten Bogor. Untuk sementara sesi 1 ini tidak ada masalah. Pengerjaan sudah sesuai RAB,” ujarnya.

Pria yang juga Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan wilayah Parung itu mengatakan, pemeriksaan hari ini meliputi uji beton FS 45 dan LC serta bangunan pelengkap Jalan Yudit dan pemasangan batu dan TPT. Panjang Jalan Tajurhalang sesi 1 yakni 2,258 meter. Sedangkan sesi 2, 2,400 meter. ”Saya berharap semua pemenang tender proyek pemkab harus bekerja sesuai RAB dan tanggal kontrak yang sudah ditentukan dinas,” tukasnya. (dyn/mam/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here