METROPOLITAN – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menduga ada satu kelompok yang ingin membuat repot dengan melaporkan Ma’ruf ke Bawaslu soal tuduhan menjanjikan pembagian tanah melalui redistribusi aset lahan milik pemerintah kepada petani.

TKN meminta Bawaslu cermat menanggapi laporan itu. ”Sekarang ini tampaknya ada kelompok, saya nggak nuduh ya, yang strateginya apa yang bisa diadukan ya diadukan untuk membuat repot,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Namun, Arsul menyebut hal itu adalah konsekuensi berdemokrasi, sistem pemilu terbuka, dan masa kampanye yang lama. Arsul menyebut TKN menghormati pelaporan itu. ”Ya kami hormati aja dan kami yakin teman-teman Bawaslu juga melihat. Memang di Bawaslu kalau orang mengadu itu diterima aja secara administratif aduannya tapi kan diperiksa dulu pengaduannya ada dasar cukup atau tidak untuk ditindak lebih lanjut,” ujar Arsul. (dtk/sal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here