FOTO : IST/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Cileungsi , Keberadaan angkutan kota (angkot) yang mangkal di fly over Cileungsi, membuat arus lalu lintas semakin semrawut dan sulit diurai. Warga dan pengguna jalan menuding pihak Dinas Perhubungan (Dishub) tidak serius menertibkan angkutan tersebut.

Tidak hanya puluhan angkot yang mangkal di bawah dan samping fly over, tapi juga bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Arus lalu lintas pun semakin sempit.

“Setiap hari fly over Cileungsi selalu macet, terutama pada pagi dan sore hari. Saya lihat tidak ada satu pun petugas dishub maupun polisi yang mengatur jalan,” ujar pengguna jalan, Wandi, kepada Metropolitan, kemarin.

Terpisah, Kepala Terminal Cileungsi, Asep Hermawan, tidak membantah terkait maraknya angkot maupun bus yang kerap parkir sembarangan di sekitar fly over Cileungsi. “Terminal bayangan itu tidak ada, tapi kalau parkir sembarangan itu benar. Itu jelas salah, tapi kan masyarakat harus dilayani. Soalnya banyak masyarakat yang mengeluh kalau turun di Terminal Cileungsi terlalu jauh,” katanya.

Ia pun berjanji akan menertibkan terminal bayangan dengan melibatkan Muspika Cileungsi. “Soal terminal bayangan akan ditindaklanjuti pada Januari 2019,” tuturnya. (has/mam/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here