METROPOLITAN – Cigombong , Pasca longsor di jalur alternatif Cigombong- Cihideung, tepatnya di RT 02/05, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong beberapa waktu lalu, rupanya perlu perhatian Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Sebab, jalan tersebut menjadi akses pengen­dara roda empat atau roda dua ketika menghindari macet di jalur Bocimi.

Warga setempat, Yusan, mengatakan, longsor tersebut diakibatkan hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu. Air yang deras, membuat tanah di pinggir jalan tidak kuat menahan air yang terus mengikis tanah, sehingga tanah mengalami longsor dan menghantam kolam ikan hingga lahan makam milik warga.

”Peristiwa ini terjadi Jumat (2/11) sekitar pukul 16:00 WIB. Karena air dari atas sangat deras, makanya tum­pah ke kolam ikan dan pelataran rumah saya. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Pihak kecamatan sudah menin­jau dan melaporkan kejadian ini. Tapi sampai sekarang belum meman­tau langsung,” bebernya.

Ia mengaku khawatir apabila kondisi longsor dibiarkan. Sebab, tak menutup kemungkinan ketika hujan deras, jalan alternatif tersebut akan putus. Hal ter­sebut bakal mengganggu akses jalan, karena kondisi beton telah menggantung. ”Saya berharap Pemkab Bogor segera terjun ke lapangan untuk mengatasi persoalan warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sek­des) Cigombong, Heri, menuturkan, persoalan longsor di jalur alternatif yang menimpa rumah Yusan sudah mendapatkan laporan dari pihak desa. Ia juga telah menindaklanjuti hal ter­sebut ke Pemerintah Kecamatan Ci­gombong. “Semoga dalam waktu dekat kita bisa menyampaikan ke pemerin­tah daerah dan segera memberikan bantuan dan memperbaiki jalan ter­sebut,” tegasnya. (nto/b/suf/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here