Jalur Tambang Gagal Dibuat

by -16 views

METROPOLITAN – Digadang-gadang bakal membuat jalur tambang di utara Kabupaten Bogor, yakni Kecamatan Parungpanjang, Gunungsindur dan Rumpin, rupanya hanya isapan jempol belaka. Betapa tidak, masyarakat di perbatasan seakan hanya diberikan angin surga oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Jalur tambang akan digencarkan Gubernur Jawa Barat Terpilih, Ridwan Kamil, ketika berkunjung ke Parungpanjang, Selasa (25/9). Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya, menjelaskan, agenda rapat paripurna yang terkait Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2019 tidak ada pembahasan soal pembuatan jalur tambang di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Pak Ridwan Kamil sudah melakukan kunjungan ke sana dan memanggil pengusaha tambang. Kok dalam rapat paripurna tidak ada agenda pembuatan jalur tambang. Jangan hanya memberikan angin surga,” kata Asep. Ia pun mempertanyakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang seolah tidak paham soal kebijakan gubernur.

“Teman-teman di DPRD Jabar telah memberikan empati dan mendukung agar Parungpanjang dicarikan solusinya. Karena telah terjadi tragedi kemanusiaan di Parung panjang,” bebernya. Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan (Bappeda) Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, menjelaskan, pembangunan jalan tambang di tiga kecamatan sudah dikaji Provinsi Jawa Barat dan kewenangannya ada di provinsi.

”Untuk pencarian data awal sudah dilakukan Dinas Perhubungan Jawa Barat. Pemkab hanya membantu pendataan,” bebernya. Syarifah menambahkan, kajian tersebut mencari masukan dari masyarakat seperti apa. Sebetulnya jalur tambang tersebut, apakah nanti ada perubahan jam tayang, pengaturan tonase atau waktu. ”Sekarang dalam proses, karena semua ada kepentingan. Pengusaha armada, ada tempat yang menikmati hasilnya, jadi harus benar-benar dikaji,” kata Syarifah. (mul/b/yok/py)