METROPOLITAN –  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindun­gan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise meresmikan Rumah Sahabat Ibu dan Anak Women Crisis Center dan Woman Creative Center di Yayasan Pusat Pengembangan Sumber Daya Kabupoten Suka­bumi, kemarin. Tujuannya untuk penghapusan kekera­san terhadap perempuan dan anak Sukabumi.

Yohana mengaku bahwa diri­nya Belum pernah meresmikan rumah perlindungan perem­puan dan anak yang sama se­perti ini. Menurut dia, hal ini inovasi baik untuk menjadi satu model. Ke depan ia ingin bikin acara pemberdayaan perem­puan dan perlindungan anak di rumah tersebut. “Ini baru per­tama kali saya resmikan dan tercatat di kementerian,” tegas­nya.

Yohana menyampaikan bahwa ada tiga program kementerian yang sedang dijalankan. Menurut dia, kekerasan perempuan, anak dan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) cukup tinggi. “Kami siap membantu mendu­kung Kabupaten Sukabumi un­tuk melindungi tindak kekerasan dan perlindungan terhadap anak,” jelasnya.

Bupati Sukabumi Marwan Ha­mami mengatakan bahwa po­tensi wisata dan sebagian ikon yang berada di Kabupaten Su­kabumi akan dikembangkan dengan melibatkan perempuan. ”Potensi alam yang melimpah inilah yang hari ini kita akan kembangkan dan juga mensup­port bagaimana perempuan perempuan di Kabupaten Su­kabumi kita berdayakan. Ke depan tidak lagi orientasinya jadi pekerja di luar,” jelas Bu­pati

Menurut bupati, salah satu program Geopark Ciletuh Pela­buhan itu juga perlu adanya pemberdayaan perempuan ”Hari ini Geopark sudah dite­tapkan oleh UNESCO Global Geopark, dan tentu dibutuhkan peran pemberdayaan, salah sa­tunya bagaimana memberday­akan perempuan- perempuan Kabupaten Sukabumi untuk bisa berkiprah dalam pembangu­nan” jelasnya. Peran asuh seorang ibu memegang peranan yang sangat penting. ”Peran asuh seorang ibu sangat dibutuhkan sebagai peran kontrol dan per­lindungan bagi anaknya, se­hingga Pemberdayaan dan pe­latihan perempuan terus intens dilakukan di Kabupaten Suka­bumi,” tambahnya. (ade/els)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here