METROPOLITAN – Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang turun di Kota Bogor kemarin petang, membuat pohon tua jenis chery setinggi 12 meter di Gang Selot, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, tumbang. Akibatnya,deretan Pujasera makanan di gang itu menjadi korban dan merusak bagian atap.

Selain itu, satu sepeda motor milik warga ikut jadi ‘tumbal’. Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kota Bogor, Budi Hendrawan, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15:00 WIB saat hujan deras mengguyur Bogor. Tumbangnya pohon sempat membuat akses jalan terganggu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Atap pedagang tidak roboh. Hanya penyok di beberapa bagian. Sepeda motor juga rusak di bagian speedometer-nya. Tidak ada korban jiwa,” kata Budi.

Beberapa jam kemudian, penanganan pohon tumbang selesai dilakukan, sehingga akses jalan kembali lancar. Budi menerangkan, cuaca ekstrem mulai menimbulkan bencana di Kota Bogor. Pihaknya mencatat, dalam sehari ada tujuh bencana di
berbagai lokasi berbeda. Mulai dari longsor, banjir lintasan hingga angin kencang. “Cuaca ekstrem menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang. Jika sudah siaga satu, kami akan evakuasi,” paparnya.

Sementara itu, Lurah Paledang, Johan, mengakui, pohon tumbang tersebut sudah tua. Itu terlihat dari akarnya yang sudah keropos. Saat kejadian, pihaknya langsung menghubungi petugas BPBD untuk segera dilakukan asessment. “Yang penting tidak ada korban jiwa,” singkatnya. (ryn/b/ yok/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here