Pukul 22:00-05:00 Jangan Lewat Tol Cikampek

by -

METROPOLITAN – BADAN Pengelola Transpor­tasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengimbau warga menghindari Tol Jakarta-Cikam­pek pada pukul 22:00-05:00 WIB. Sebab di jam itu ada peningkatan aktivitas pembangunan proyek strategis nasional, yakni pembangunan tol layang (ele­vated), Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung dan LRT Jabodebek.

”Masyarakat perlu mengetahui bahwa pada jam-jam tersebut Tol Jakarta-Cikampek menga­lami kemacetan signifikan,” kata Bambang.

Warga juga diimbau mengatur kembali pola serta waktu perja­lanannya. Jika harus bepergian melalui Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 22:00-05:00 WIB, disarankan untuk menggunakan jalur alternatif lain.

Jalur alternatif yang dapat di­manfaatkan antara lain jalur arteri sepanjang Kalimalang-Cibitung. Selain itu bisa juga atau setelah Jalan KH Noer Ali, Jalan Ahmad Yani Bekasi dan kemu­dian menyusuri Jalan Juanda Bekasi menuju ke arah Timur. Bambang mengatakan, pening­katan intensitas kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sulit dihindari. Namun, pemerintah sedang mengupayakan langkah-langkah komprehensif melibat­kan semua pihak untuk mengu­rangi kemacetan tersebut.

”Partisipasi dan pemahaman publik tentunya sangat dibutu­hkan guna mendukung agar proses pengerjaan proyek stra­tegis di Jalan Tol Jakarta Cikam­pek ini segera terselesaikan,” kata Bambang.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Desi Arryani mengakui jalan tol yang menjadi bagian Trans Jawa ma­sih memiliki hambatan, salah satunya kemacetan parah di Tol Jakarta-Cikampek. Kemacetan parah itu terjadi akibat pembangu­nan jalan layang Tol Jakarta-Cikampek II (elevated).

Atas hal tersebut, Desi pun menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan tol. ”Jakarta-Cikampek kan masih seperti ini ya. Bapak-ibu mohon maaf Jakarta-Cikampek masih crowded luar biasa,” ujarnya di Surabaya, Minggu (11/11/2018).

Desi mengatakan, pentingnya pembangunan tol layang Jakar­ta-Cikampek untuk memecahkan persoalan kemacetan di ruas tol tersebut yang sudah parah. Bila pembangunan tidak dilakukan, tutur Desi, kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek bisa kian pa­rah. Terlebih jumlah kendaraan terus bertambah setiap tahun. (de/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *