Sandi Pompa Semangat Timses di Kota Bogor

by -
fadli/metropolitan

METROPOLITAN – Calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno menggelar lawatan politik ke Kota Bogor yang merupakan basis pemenangan Prabowo-Sandi, Kamis (8/11). Ia menginstruksikan kepada Tim Badan Pemenangan Indonesia Adil Makmur Kota Bogor agar di sisa waktu 160 hari jelang pencoblosan, dalam sehari bisa mengunjungi sepuluh kegiatan di masyarakat.

Selain itu untuk memenangkan pasanganPrabowo-Sandi di Kota Bogor, mengajak semua tim relawan kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Sandi mengaku pasangan Prabowo- Sandi fokus pada perekonomian.

Yakni membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Kota Bogor. Jangan sampai warga pribumi jadi penonton namun banyak warga asing yang bekerja di Bogor. Sama halnya ketika mengunjungi Pasar Anyar.

Para pedagang mengeluhkan sepinya daya beli dan kondisi pasar yang harus direvitalisasi. Termasuk keluhan emakemak lantaran mahalnya harga sembako.  ”Saat saya berkunjung ke Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, banyak keluhan dari emak-emak akan susahnya mencari lapangan pekerjaan.

Malahan banyak WNA yang kerja di sana,” ungkap Sandi usai melantik Badan Pemenangan (BP) Kota Bogor. Sandi menegaskan masih ada waktu  160 hari lagi untuk merebut kemenangan. Sejak dini, tim koalisi dan badan pemenangan, termasuk caleg, diinstruksi agar dalam sehari bisa mengunjungi sepuluh kegiatan di wilayah.

Yakni datang ke kegiatan arisan emak-emak, posyandu atau mendatangi rumah warga. ”Dalam sehari, tim pemenangan harus mengunjungi sepuluh kegiatan di wilayah. Hal tersebut dilakukan agar Prabowo-Sandi bisa memenangkan pilpres 2019,” katanya.

Untuk meraih kemenangan, lanjutnya, ada empat program yang terus digenjot Prabowo-Sandi di pemilu 2019. Pertama, fokus terhadap perekonomiankarena itu yang terpenting dalam menghadapi tantangan saat ini.

Kedua, kerja cerdas. Tim dan Badan Pemenangan harus bisa mengatur irama di pertarungan pemilu 2019. “Sejak dini, tim harus mendatangi emak-emak dan kaum milenial karena keduanya merupakan lumbung suara dalam pemenangan pilpres 2019,” tegasnya. Ketiga, kerja tuntas.

Jangan berhenti berusaha memenangkan suara pilpres dan pileg 2019 sampai April nanti. Apalagi hasil survei ada sepertiga suara yang belum menentukan pilihan. Hal tersebut bisa direbut. Lalu keempat, kerja ikhlas. Jangan mau terpecah belah dan tetap solid.

Selain itu, Sandi juga menginstruksikan agar di pemilu 2019 mengedepankan kampanye yang aman dan damai. Karena itu, ia berharap di pemilu 2019 tidak hanya memenangkan pilpres tapi caleg yang tergabung di tim koalisi semua menjadi pemenang.

Dengan banyaknya caleg dari tim koalisi menjadi dewan, nantinya bisa menopang pemerintah Prabowo-Sandi. ”Kalau kita menjaga hati, Insya Allah niat meraih kemenangan bisa terwujud. Padahal 17 April nanti, dirinya optimis presidennya baru dan bisa membawa perubahan untuk Indonesia,” ujarnya.

Ketua Badan Pemenangan Tim Indonesia Adil Makmur Kota Bogor Ryanti Suryawan menuturkan, setelah deklarasi, tim mulai merancang strategi pemenangan di Kota Bogor. Sesuai instruksi, dari mulai struktural partai pendukung, caleg dan tim pemenangan, semuanya mulai bekerja dan turun ke wilayah untuk memenangkan Prabowo- Sandi.

“Dengan kebersamaan, tentunya kunjungan sehari sepuluh titik bisa dijalankan. Dalam waktu dekat ini, tim koalisi bakal berbagi tugas agar target pemenangan 65 persen di Kota Bogor bisa terwujud,” ungkapnya.

Ketua DPC Gerindra Kota Bogor Sopian Ali Agam menambahkan, tim koalisi mendapatkan tugas dari Sandi agar di sisa waktu 160 hari bisa dimanfatkan tim koalisi, kader partai, sayap partai dan relawan untuk berjuang bersama dalam memenangkan Prabowo- Sandi.

Ia optimis dengan semangat kebersamaan, kunjungan ke masyarakat sehari bisa lebih dari sepuluh titik. “Saat ini elektabilitas Partai Gerindra tinggi, ditambah dukungan tim koalisi, relawan, termasuk kalangan emak-emak tentunya target perolehan suara 65 persen di pilpres Kota Bogor bisa tercapai,” pungkasnya. (ads/b/sal/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *