FOTO : DIYON/METROPOLITAN

METROPOLITAN – Satpol PP Kecamatan Tajurhalang menutup Jalan Raya Bojonggede-Kemang (Bomang) dengan gundukan tanah merah, kemarin. Ini dilakukan Satpol PP lantaran jalan yang belum selesai dibangun kerap dijadikan arena balap liar pengendara roda dua. Hal tersebut dibenarkan Kanitpol PP Kecamatan Tajurhalang, Sularso.

”Iya, kami tutup supaya mereka nggak balap liar di sini. Kami menutup jalan dengan gundukan tanah merah yang disilang sisi kanan dan kirinya,” katanya.

Menurut dia, sebenarnya sudah beberapa kali pihaknya bersama petugas kepolisian melakukan razia di lokasi. Namun mereka (pebalap liar, red) tidak kapok mencoba aspal beton Bomang itu. ”Mereka mulai balapan pada sore hari, mulai jam 4 sore sampai Maghrib,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun Metropolitan, balapan liar ini biasanya dilakukan kawula muda. Tak hanya pemuda sekitar Tajurhalang, ada juga dari Sawangan, Depok. ”Iya di sini kalau sore ramai anak-anak pada balapan. Dulu saja ada yang kecelakaan,” kata warga setempat Nana Irawan, kemarin.(dyn/b/rez/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here