METROPOLITAN – Munculnya hasil survei yang memetakan kekuatan pendukung Gerindra di wilayah Bogor, mendapat respons positif dari Ketua DPC Gerindra Kota Bogor Sopian Ali Agam. Menurutnya, survei itu bisa jadi penyemangat partainya untuk terus bergerak bersama warga memenangkan Prabowo-Sandi demi mewujudkan perubahan yang lebih baik.

Namun, ia pun mengaku tak akan jemawa. Karena itu, ia bersama tim koalisi, caleg dan relawan terus menyosialisasikan Prabowo-Sandi agar elektabilitasnya terus meningkat. Apalagi sosok Sandiaga Uno sudah teruji dengan menang di pilgub DKI, menjadi pengusaha sukses dan banyak disenangi ibu-ibu. “Di pilpres 2019, tim menargetkan Prabowo-Sandi menang 65 persen di Kota Bogor,” katanya.

Berbicara Bogor, dirinya punya modal pada pileg 2014 Prabowo menang di Bogor. Apalagi di survei Gerindra Kota Bogor teratas dari partai lain. Sehingga target raihan suara 65 persen di pilpres Kota Bogor merupakan capaian yang wajar. Hal tersebut terlihat dengan meningkatnya elektabilitas Prabowo-Sandi, apalagi ditopang dengan tim koalisi dan kader yang solid.

Ia berharap pilpres Kota Bogor berjalan kondusif dan aman seperti pilwalkot kemarin, tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. ”Caleg Gerindra, kader dan relawan sudah bekerja semaksimal mungkin untuk pemenangan Prabowo-Sandi dan pilpres 2019. Kita optimis bisa mendulang suara 65 persen di Kota Bogor,” tuturnya.

Sementara terkait kunjungan Sandi ke Bogor, Ketua Badan Pemenangan Tim Indonesia Adil Makmur Kota Bogor, Ryanti Suryawan, mengaku mempersiapkannya jauh hari. Sesuai agenda, Sandiaga Uno bakal mengujungi industri rumahan daur ulang Kreatif Saeutik di Kelurahan Ciluar, lalu berkujung ke Pasar Anyar untuk mengecek harga sembako. Setelah itu menghadiri pelantikan dan deklarasi Koalisi Indonesia Adil dan Makmur Kota Bogor.

“Bang Sandi bakal melantik 50 orang struktural BP Kota Bogor. Selain itu, pelantikan ini sebagai pembuktian bahwa mesin koalisi Prabowo-Sandi sangat solid dan siap mendulang suara di pemilu 2019 Kota Bogor,” tegasnya.

Setelah dilantik, ia berharap BP ini bekerja untuk menjaring aspirasi masyarakat dan mendorong terjadinya proses demokrasi yang teduh, sejuk serta mempersatukan. Kemudian badan ini diharapkan fokus pada isu-isu ekonomi, kaum perempuan, pekerjaan, kalangan milenial dan adanya perbaikan kesejahteraan masyarakat serta perbaikan ekonomi di Bogor.

Dengan target 65 persen untuk kemenangan PrabowoSandi, dirinya optimis bisa terwujud. Hal ini melihat atusias warga dan meningkatnya elektabilitas Prabowo-Sandi. “Intinya kehadiran Bang Sandi ke Bogor selain melantik Badan Pemenangan, bisa menaikkan elektabilitas pasangan PrabowoSandi di Kota Bogor,” ujarnya.

Ryanti menegaskan, antusias warga Kota Bogor akan kehadiran Sandiaga Uno sangat tinggi. Terbukti, ketika tim melakukan peninjauan ke tempat daur ulang, antusias warga Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, itu sangat tinggi. Bahkan di luar dugaan, warga secara sukarela sudah membentuk tim penyambut kehadiran Sandiaga Uno.

Sama halnya ketika tim menyurvei titik kunjungan Sandiaga di Pasar Anyar, respons pedagang sangat baik. Menurutnya, ini membuktikan bahwa kedatangan Sandi ke Bogor sangat dinantikan warga.

“Ternyata pengaruhnya Bang Sandi di Kota Bogor sangat luar biasa, terutama emak-emak dan pedagang. Saya juga kaget kalau warga Ciluar sudah membuat tim sendiri, bahkan bakal menyambut Sandiaga Uno dengan rebana,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap titik yang dikunjungi capres dan cawapres bakal berdampak singnifikan. Sama halnya dengan kedatangan Sandiaga ke Kota Bogor. Warga yang tadinya ragu dalam menentukan pilihannya, setelah melihat langsung sosok Sandiga Uno, bakal menjatuhkan pilihan ke nomor dua di pilpres 2019. “Saya yakin elektabilitas pasangan PrabowoSandi meningkat, apalagi Sandiaga Uno sangat dicintai warga Bogor,” ungkapnya. (ads/c/feb/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here