PONOROGO – Sofyan Wibowo, 39, warga Jalan KBP Duryat, Ponorogo, Jatim, nekat membacok Supiono Kasim, 55, tetangganya sendiri, dengan senjata tajam (sajam) hingga mengalami luka di bagian kaki.

Insiden berdarah itu bermula saat Kasim bersama Trisilo Pratiwi, 52, istrinya, bersih-bersih pekarangan belakang rumahnya sekitar pukul 10.00. Tidak lama berselang, Pratiwi beranjak ke rumah Sofyan bermaksud minta tolong dibukakan pintu gang yang terkunci. ‘’Waktu itu saya baru pulang dari pasar,’’ kata Pratiwi, Senin (5/11).

Sampai di rumah Sofyan, Pratiwi langsung mengetuk pintu. Tak lama kemudian, Sofyan muncul dengan ekspresi diliputi emosi. Pria itu marah-marah lantaran merasa pintu rumahnya digedor-gedor. Adu mulut pun tak terhindarkan.

Mengetahui istrinya terlibat pertengkaran dengan Sofyan, Kasim bergegas menghampiri untuk melerai. Alih-alih mereda, Sofyan justru ganti memarahi Kasim. ‘’Akhirnya (Sofyan) bertengkar dengan suami saya,’’ lanjut Pratiwi.

Jamal, tetangga yang kebetulan berada tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), bergegas melerai dua keluarga yang sejatinya masih ada ikatan saudara tersebut. Kasim dan Pratiwi lantas kembali ke rumahnya.

Tak disangka, beberapa menit kemudian, Sofyan mendatangi rumah korban sembari membawa kerambit (pisau genggam berbentuk melengkung). Pelaku yang masih diliputi emosi mengancam Pratiwi. Lalu, tiba-tiba menebaskan sajam yang dibawanya ke arah Pratiwi dengan membabi-buta.

Kasim yang semula duduk di kursi dapur berusaha menangkis hingga membuat Sofyan semakin kalap. Apes, korban akhirnya terjatuh.

Pelaku lantas menyasar kaki Kasim hingga berlumuran darah terkena tebasan kerambit. Beruntung, amuk Sofyan tidak berlanjut setelah istrinya datang dan mengajaknya pulang.

Warga yang mengetahui keributan tersebut langsung berdatangan ke TKP. Kasim akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. ‘’Suami awalnya nggak sadar kalau kena tebasan celurit,’’ sebut Pratiwi.

Wakapolres Ponorogo Kompol Muhammad Roni Mustofa mengatakan, sejauh ini status Sofyan masih terlapor. Pun pihaknya belum dapat memastikan motif penganiayaan tersebut.

‘’Seperti apa latar belakangnya masih kami dalami. Terlapor sudah kami amankan di mapolres untuk diperiksa,’’ kata Roni. (mg7/c1/isd)

Sumber : JPNN.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here