METROPOLITAN – Pemerintah Kecamatan Kemang melalui Satpol PP Kecamatan Kemang menutup pembangunan Jalan Raya Bojong­gede-Kemang (Bomang), dengan memasang plang besi di depan kantor Desa Jampang, Kecamatan Kemang, kemarin.

Camat Kemang, Nana Mulyana, menjelaskan, penutupan ini ter­kait banyaknya aduan dari masy­arakat akibat galian ilegal di proy­ek Bomang. “Apalagi, banyaknya ceceran tanah yang mengotori Jalan Raya Kemang-Parung, mem­buat pengguna jalan tergelincir,” beber Nana.

Menurut dia, penutupan dilaku­kan untuk melindungi aset ne­gara. Sebab, proyek Jalan Bomang belum selesai tapi sudah digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab. “Saya khawatir jika belum selesai tapi jalan Bomang sudah rusak, maka ini upaya penyelamatan dari Pemerintah Kecamatan Kemang selaku kepanjangan tangan dari Pemkab Bogor,” ujarnya.

Senada, Sekretaris Kecamatan Ke­mang, Ridwan, mengaku tak segan-segan akan memidanakan siapa pun yang membuka portal yang sudah dipasang. “Karena ini upaya kami untuk mencegah kerusakan Jalan Bomang,” bebernya.

Terpisah, warga sekitar, Ahmad, mengaku senang atas apa yang dila­kukan Pemerintah Kecamatan Ke­mang. Sebab, otomatis tak akan ada lagi ceceran tanah merah di Jalan Raya Kemang–Parung. “Selama ada galian tanah, kita selaku warga sel­alu dirugikan karena jalan menjadi licin dan saat kering lingkungan kita jadi berdebu,” pungkasnya. (khr/c/yok/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here