METROPOLITAN – Jelang Natal dan Tahun Baru 2019, pasokan kebutuhan pokok di Kota Bogor dinilai cukup. Namun saat ini harga telur ayam dan cabai merangkak naik. Untuk telur ayam naik Rp500 dan cabai merah naik Rp4.000. Padahal awalnya harga cabai merah per kilogramnya yakni Rp20.000, tapi kini menjadi Rp24.000. Sedangkan telur dari Rp22.500 menjadi Rp23.000 per kilogramnya.

“MEMANG setiap tahun mendekati Natal dan Tahun Baru harganya selalu naik. Itu masih normal,” terang Kepala Pasar Jambudua Kota Bogor, Andrian Hikmatulloh, kemarin. Menurut dia, kenaikan harga telur di Pasar Jambu Dua relatif stabil, jika dibandingkan pasar lain yang harganya per kilogram mencapai Rp2.500. Kenaikan ini merupakan dampak dari naiknya harga dolar yang berimbas pada kenaikan harga pakan ternak. “Tak hanya itu, faktor cuaca juga berpengaruh karena telur cepat dingin. Kenaikan ini tidak terlalu signifikan, tidak seperti Idul Fitri,” bebernya.

Sementara itu, petugas Pengawas Unit Jambudua dari Dinas Ketahanan Pangan, Rendy Novansyah, mengatakan, untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok, dari Kementerian Pertanian RI menempatkan petugas enumerator. Kenaikan harga telur saat ini relatif aman. “Kami terus memantau harga sembako di Pasar Jambu Dua dan melaporkan secara online ke kementerian terkait,” bebernya. Dua bulan sekali, sambung dia, ada evaluasi harga sembako oleh kementerian. Setiap hari, pihaknya selalu melaporkan harga sembako di pasar sebanyak 13 item secara online ke pusat.

“Untuk memantau kenaikan harga sembako, kami sudah menempatkan lima petugas di lima pasar Kota Bogor,” pungkasnya.(ads/c/yok/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here