RANGGA/metropolitan

METROPOLITAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus mematangkan persiapan jelang pemilu 2019. Salah satunya dengan validasi dan sinkronisasi surat suara.

Komisioner KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni mengatakan, pencetakan surat suara akan dipusatkan di KPU RI. Untuk itu, perlu sinkronisasi dan validasi terlebih dulu agar surat suara yang dicetak tidak ada kesalahan.

“Pencetakan surat suara itu dipusatkan di KPURI, makanya validasi dan sinkronisasi dulu. Kalau masih ada yang salah, KPU RI tunggu sampai 25 Desember untuk perbaikan,” ujar Ummi kepada Metropolitan.

Menurutnya, pencetakan surat suara di KPU RI akan dimulai pada 2 Januari 2019. Untuk Kabupaten Bogor, sejauh ini semua data sudah sinkron.

“Untuk Kabupaten Bogor Alhamdulillah sudah sinkron. Tanggal 2 Januari itu baru dicetak.  Biasanya kalau udah dicetak langsung didistribusikan ke kabupaten/ kota,” terangnya.

Selain itu, Ummi mengaku KPU Kabupaten Bogor bermaksud meminta dispensasi agar surat suara bisa didahulukan setelah tercetak. Sebab, jumlah pemilih di Kabupaten Bogor begitu besar, sementara surat suara harus disortir dan dilipat dulu satu per satu.

“Memang untuk Kabupaten Bogorsedang berusaha untuk meminta dispensasi untuk didahulukan karena melihat jumlah yang sangat banyak. Kalau pemilihnya ada di angka 3,4 jiwa saja dikalikan lima surat suara bisa lebih dari 15 juta lembar.

Ini kan harus selesai sortir dan lipatnya,” ungka Ummi. Sesuai surat edaran KPU RI, packing logistik termasuk proses sortir dan lipat harus dilakukan di KPU kabupaten/ kota dan tidak boleh dilimpahkan ke PPK.

KPU Kabupaten Bogor sedang menghitung-hitung waktu yang dibutuhkan untuk packing logistik nantinya, “Makanya kami sedang berusaha meminta diberikan dispensiasi waktyu untuk didahulukan agar proses packling dan sortir lipat bisa segera dikerjakan.

Waktu di pilkada 2018 lalu, ada sekitar 500 orang pelipat dan sortir. Itu dua surat suara selesai sekitar dua minggu. Kalau 15 jutaan surat suara itu berapa waktu yang diperlukan, ini yang sedang kami hitung-hitung,” pungkasnya. (fin/b/ mam/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here