METROPOLITAN – Batalnya pernikahan Denny Sumargo dan Dita Soedarjo jadi bahan perbincangan. Kini bukan soal isu keributan antara Dita dan ibu Denny yang dibahas melainkan gaya bicara Dita yang disorot. Dalam jumpa pers pada Sabtu (15/12) lalu, Denny dan Dita tampil bersama. Keduanya menjelaskan alasan membatalkan pernikahan.

Ketika giliran Dita memberi penjelasan terkait isu keributan dengan ibunda Denny, kata ‘kebule-bulean’ dilontarkan beberapa kali. Video tersebut disebar di media sosial dan viral.

“Banyak orang mengira saya hina mamanya. Saya ngerasa nggak gitu. Saya orangnya rada blak-blakan, saya British dari kecil, sekolahku bule, kuliah di Amerika. Mungkin ngomong sama orang daerah beda, nggak bisa ngertiin. Maaf banget, sorry banget,” ucap Dita sambil mengelus bahu Denny.

Sosialita itu mengatakan dirinya memang memiliki budaya yang kebaratan alias kebule-bulean karena sekolah di luar negeri. Berbeda dengan Denny Sumargo.

“Aku lebih kebule-bulean. Sangat liberal. Dia sangat very classic, bukan sekolah di luar negeri. Very…Asian ya. Aku kebule-bulean gitu. Aku nggak bisa palsu-palsu jadi orang,” ucapnya.

Beberapa netizen mengomentari gaya berbicara Dita. Bahkan ada yang iseng menanyakan berapa kali Dita berbicara kata ‘kebule-bulean’.

“Coba itung berapa kali dia bilang “kebule-bulean”,” tulis akun d***lrst.  “Kalau dari gesture nya mas Deny udah keliatan banget sih. Melipat tangan di dada kaya gt means deny all her statements. Deny is denying,” kata @We**Sandra. (dtk/suf/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here