METROPOLITAN – Pasca-angin puting beliung, rumah warga di empat kelurahan mulai tak berbentuk. Kebanyakan atap rumah mereka bolong melompong akibat banyak genteng yang beterbangan. Sejumlah warga di Batutulis pun terpaksa mengungsi ke tempat aman.

GANG Masjid Nurul Hidayah, RT 02/03, Bogor Selatan, salah satunya yang jadi tempat pengungsian. Banyak warga yang terpaksa menggunakan ruangan salat untuk bermalam. Sebab rumah mereka rusak akibat disapu puting beliung. Salah seorang pengungsi, Fahmi, mengaku terpaksa tinggal di masjid bersama warga lainnya karena rumahnya rusak parah. “Nggak bisa ditempati, atapnya bolong semua,” ujarnya.

Sedikitnya ada satu RW yang menempati masjid tersebut. Fahmi berharap agar bantuan darurat segera turun. “Semoga dapat bantuan dari pemerintah untuk renovasi kerusakan,” harapnya. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor Budi Hendrawan mengatakan, pihaknya menerjunkan puluhan petugas untuk melakukan evakuasi pohon tumbang dan mengirimkan dua tim reaksi cepat untuk memantau lokasi yang terkena puting beliung.

”Kami akan membangun posko kecil untuk menginventarisasi jumlah korban. Total rumah yang rusak terkena puting beliung masih dalam tahap pendataan. Karena lokasinya banyak dan tersebar di Kecamatan Bogor Selatan dan Timur,” ungkapnya.

Menanggapi adanya puting beliung yang merusak rumah warga, Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan keprihatinannya atas bencana angin puting beliung yang menerjang di sejumlah titik di kawasan Kecamatan Bogor Selatan, Kamis (6/12) sore. Ia pun memastikan akan memberi bantuan maksimal terhadap korban. “Pemkot akan memberikan santunan dan bantuan maksimal untuk keluarga korban,” ungkap Bima Arya.

Ia menambahkan, saat ini pemkot bersama TNI/Polri, BPBD dan Tagana Kota Bogor masih melakukan pendataan di lapangan, evakuasi serta pembersihan jalur transportasi di lokasi bencana. “Saya juga sudah menginstruksikan camat hingga lurah untuk berkoordinasi dengan Dinsos dan BPBD guna menyalurkan bantuan darurat sesegera mungkin,” ucapnya.

Bima juga mengimbau warga tetap waspada dengan menghindari berkendara saat hujan lebat dan tidak memarkir kendaraan di bawah pohon. “Jika ada potensi angin, perhatikan arahnya dan jangan melintas di depan arah pergerakan angin puting beliung. Termasuk berteduh di bangunan tua atau yang potensial roboh. Pantau semua kanal informasi prediksi cuaca dan akun @pemkotbogor untuk antisipasi bencana ke depan,” pungkasnya. (ads/c/feb/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here