METROPOLITAN –  NANGGUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Hambaro, Kecamatan Nang­gung alokasikan Dana Desa (DD) tahap tiga dengan membangun jem­batan penghubung di dua lokasi. Ke­pala Desa Hambaro, H Firdaus, men­gatakan, p embangunan jembatan di wilayahnya antara lain tepatnya, di Kampung Pasir Eurih tembus ke Kam­pung Pasir Hihid diatas bentangan Kali Cimapag berdiameter 12 x 3 me­ter.

“Sedangkan untuk pengerjaan jem­batan yang merupakan akses antar desa, yakni Desa Hambaro dengan Desa Sukaluyu, berlokasi di Kampung Si Bentang, diatas bentangan Kali Le­gok Jiun,” ujarnya, Kepada wartawan, Kemarin. Terbangunnya jembatan permanen ini, sebagai upaya positif memberikan infrastruktur yang me­madai bagi masyarakat. Namun, mem­buat jembatan penghubung yang refresentatif melibatkan tenaga kerja padat karya warga setempat.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pem­berdayaan Masyarakat (LPM) Desa Hambaro, Padil mengungkapkan, pembangunan kedua jembatan ter­sebut lantaran kondua jembatan yang terbuat dari bambu itu kondisinya sudah rapuh lantaran seringnya me­luap saluran air dan menggenangi jembatan tersebut.

Hal ini dilakukan demi percepatan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas warga pun menjadi mudah. “Program melalui Dana Desa (DD) tentu saja, mampu menyerap dan pemerataan pembangunan terutama daerah di pelosok pedesaan, sehingga peman­paatannya lebih tepat sasaran,” pung­kasnya. (kmg/b/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here