WOLVERHAMPTON – Manajer Chelsea, Maurizio Sarri kecewa berat dengan kekalahan yang diderita anak asuhnya di Molineux Stadium, markas Wolves, Kamis (6/12/2018) dini hari WIB. Sarri sampai bingung dengan hasil minor itu karena timnya sempat unggul lebih dulu.

Chelsea sebenarnya tampil dominan di babak pertama dan berhasil mencetak gol melalui Ruben Loftus-Cheek. Saat turun minum, Chelsea unggul satu gol.

Namun, permainan Chelsea menurun di babak kedua. Wolves merespons dan mencetak dua gol dalam rentang waktu empat menit saja. Respons pemain Chelsea begitu lambat.

Kondisi inilah yang membuat Sarri bingung. Pasalnya, begitu Wolves mencetak gol pertama, skuat Chelsea tiba-tiba berubah jadi tim yang berbeda. Permainan Chelsea memburuk dan tak bisa bangkit lagi.

“Kami bermain baik selama 55 menit. Setelah gol pertama, itu adalah kecelakaan karena kami begitu mengontrol pertandingan, kami tiba-tiba jadi tim lain, tanpa jarak posisi yang tepat dan tanpa sepak bola kami. Saya tak tahu kenapa,” ungkap Sarri dikutip Pojoksatu.id dari Chelseafc.com.

“Saya sangat cemas, bukan dengan hasil ini, tetapi karena fakta bahwa kami tidak mampu beraksi atas gol pertama lawan. Kami sama sekali tidak bereaksi. Saya cemas soal ini.”

“Jika anda bertanya pada saya soal 55 menit, saya akan berkata ya, saya sangat senang [dengan rotasi]. Lalu kami kehilangan semuanya: sepak bola kami, hasil, semuanya, karena satu kecelakaan, gol. Itu bisa terjadi.”

“Saya pikir ini bukan karena perubahan, ini karena mentalitas tim. Kami bisa kalah di pertandingan, tetapi tidak tanpa reaksi,” pungkasnya.(fat)

Sumber : Pojok Satu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here