METROPOLITAN – Warga Kampung Nangklak, RT 01/06, Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Suka­bumi, Deni Setiawan (46), sudah dua bulan lebih terba­ring lemah di rumahnya. Ia menderita stroke. Saat ini Deni tidak bisa berbuat ba­nyak, apalagi mencari nafkah untuk menghidupi keluarga­nya. Padahal bapak dua anak ini yang jadi tulang punggung anak istri, ibu kandung dan mertuanya yang juga menga­lami lumpuh total.

Ketua RW setempat, Sul­toni, menyampaikan kon­disi yang tengah dialami warganya itu. ”Benar, saya prihatin melihat kondisi yang dialami Deni yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa. Padahal Deni satu-satunya orang yang menjadi tulang punggung keluarganya,” ka­tanya kepada Metropolitan.

Menurut Sultoni, Deni saat ini badannya lemas sehingga tidak bisa bergerak, apalagi untuk berdiri tegap. Deni su­dah tidak bisa bekerja untuk menghidupi keluarga. ”Fokus saat ini adalah mengupayakan bagaimana caranya untuk penyembuhan Deni agar bisa kembali sembuh dan berak­tivitas sehingga kembali bisa bekerja mencari nafkah,” te­rangnya.

Perlu diketahui, lanjut Sul­toni, saat ini status Deni sudah tidak lagi bekerja setelah lima bulan lalu di tempatnya be­kerja karena mengalami ke­bangkrutan. ”Saat ini kami sedang mengupayakan agar Deni bisa berobat secara medis dan terapi yang tentunya mem­butuhkan biaya,” katanya.

Ia memohon dukungan dan bantuan dari para dermawan yang mudah-mudahan bisa menyisihkan rezekinya untuk bersedekah. ”Insya Allah se­kecil apa pun bantuan yang diberikan akan meringankan beban penderitaan sesama yang membutuhkan. Bantuan apa pun sepertinya akan sangat bermanfaat bagi Deni dan keluarganya,” ungkapnya. (hep/els/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here