Tikam Istri dengan Parang AWK Terancam Bui 10 Tahun

by -

METROPOLITAN – Entah apa yang merasuki AWK. Warga- Kampung Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi itu tega menganiaya istrinya, Ida Lisdawati, hingga kritis. Akibatnya, korban harus mendapat perawatan intensif di RS Sekar -wangi. Sedangkan pelaku sekaligus suami korban kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolres Sukabumi. AKSI Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu terjadi kemarin pagi. Penganiayaan itu terjadi setelah pelaku dan korban terlibat cekcok. Pelaku yang tidak bekerja alias menganggur sering dimarahi istrinya. Itulah yang membuat pelaku kalap hingga tega menganiaya istrinya dengan membacok menggunakan parang. Sementara itu, Kapolsek Cibadak, Kompol Suhardiman, mengatakan, pelaku sudah ditangkap dan dijadikan tersangka atas kasus penganiayaan. “Motif penganiayaan ini karena faktor ekonomi. Tersangka merasa tidak dihargai karena istrinya sering kasar dan marah-marah,” katanya. Menurut Suhardiman, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan saksi lainnya yang pertama kali menemukan korban di tempat kejadian perkara (TKP). ”Polisi pun mengamankan sebilah pisau/golok pemotong daging yang cukup tajam dan masih meninggalkan bercak darah. Meski tersangka sempat mencuci pisaunya sendiri, hanya tidak bersih,” jelasnya. Akibat perbuatannya, pelaku AWK dijerat Pasal 44 ayat 1 Nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Runah Tangga dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Humas RS Sekarwangi, Ramdansyah, mengatakan, kini korban mulai sadar setelah kritis lantaran mengalami empat luka bacokan. “Kami lakukan penanganan intensif bagi kesembuhan korban,” katanya. (hid/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *