Usung Toleransi Beragama PSI Serukan Kadernya Ucapkan Selamat Natal

by -

METROPOLITAN – Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Mohamad Guntur Romli mengatakan instruksi Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni agar kader muslim menyampaikan ucapan selamat Natal bertujuan untuk menciptakan budaya politik toleran.

“Budaya politik toleransi harus direkayasa, harus diciptakan,” kata Guntur Romli yang juga dikenal sebagai aktivis muda NU dalam siaran tertulisnya.

PSI sebagai partai politik baru, kata Guntur, ingin menciptakan budaya politik toleransi yang dimulai dari kalangan internal. Ia mengatakan ucapan selamat Natal bukan sekadar ucapan, lebih dari itu politik pengakuan akan eksistensi kebhinnekaan beragama.

Guntur Romli pun menyinggung hasil penelitian Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait meningkatnya intoleransi politik selama dasawarsa. Menurut dia, penelitian LSI menunjukan adanya peningkatan intoleransi politik dalam dasawarsa yang berbeda dari intoleransi kultural.

“Artinya politik menyebabkan intoleransi, mulai dari kebijakan perda-perda berbasis agama tertentu, sementara kultural mengalami kemandekan dalam toleransi akibat politik intoleran, dalam konteks ini, seruan PSI soal ucapan Natal,” kata Guntur.

Guntur juga menyebut adanya propaganda pengharaman ucapan natal dengan membawa-bawa fatwa MUI yang tidak lebih kabar bohong. “Karena yang diharamkan fatwa MUI adalah ikut ibadah, misa Natal bersama, bukan ucapan selamatnya. Buktinya KH Ma’ruf Amin, Ketua Umum MUI non aktif saat ini mengucapkan Selamat Natal,” ujarnya. (tem/mam/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *