METROPOLITAN –   Polda Jawa Barat memeriksa Camat Gunungputri Ju­anda Dimansyah untuk dimintai keterangan terkait beberapa perusa­haan yang diduga telah membuang limbah ke Sungai Cileungsi hingga mengalami pencemaran.

”Ia benar saya dipanggil Polda Jabar terkait pencemaran Sungai Cileungsi. Untuk memberikan penjelasan menge­nai sejumlah perusahaan yang di­duga telah melanggar peraturan,” ungkap Camat Gunungputri Juanda Dimansyah, kepada Metropolitan, kemarin.

Ia mengaku belum mengetahui se­cara pasti beberapa pabrik yang di­duga sengaja membuang limbah. Namun, kata dia, pihak Muspika sudah mulai melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang diindikasikan telah membuah sisa produksinya.

”Sebenarnya bukan hanya di Keca­matan Gunungputri saja pabrik yang membuang limbah, di Cileungsi dan Klapanunggal juga ada. Bahkan pihak Ombudsman RI sudah turun kela­pangan,” bebernya.

Terpisah, ketua Pemerhati Kebijakan dan Layanan Publik (PKLP)Maraja Manalu meminta kepada Polda Jawa Barat agar memeriksa Kadis DLH Ka­bupaten Bogor yang dituding lemah dalam melakukan pengawasan.

”Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman RI tentang mal administrasi disebutkan bahwa Ke­pala DLH tidak kompeten dalam peng­awasan dan Bupati diminta memerin­tahkan pihak DLH agar melakukan verifikasi terhadap seluruh perusahaan yang diduga mencemari sungai Ci­leungsi dengan memberikan sanksi yang tegas,” tandasnya. (yat/b/suf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here