METROPOLITAN – Masyarakat Kabupaten Sukabumi mengeluhkan lambatnya pembuatan KTP-el pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Bahkan setiap warga menanyakan proses pembuatan KTP-el, pihak Disdukcapil selalu beralasan blanko KTP sedang kosong.

Seperti yang disampaikan Fitri (25), warga Kampung Cikanyere, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Fitri mengaku telah mengajukan permohonan pembuatan KTP-el namun hanya mendapat surat keterangan (suket) dengan alasan blanko lagi kosong. ”Hanya dapat suket saja, padahal sesuai batas waktu yang ditentukan tiga sampai enam bulan KTP-el-nya belum dicetak juga,” ujar Fitri kepada Metropolitan saat di UPTD Disdukcapil wilayah Cibadak.

Ketika Fitri kembali ke Disdukcapil untuk menanyakan KTP-el, menurutnya blanko masih kosong dan ia kembali diberikan suket. Untuk mempunyai KTP-el, Fitri harus menunggu enam bulan ke depan.”Saya berharap pemerintah secepatnya memberi pelayanan maksimal dengan menyediakan blanko KTP-el secara cepat dan harus ada karena kami sangat membutuhkan,” tutur Fitri.

Terkait persoalan tersebut, Kepala UPTD Kependudukan Wilayah Cibadak Ande Hidayat membenarkan bahwa belum lama ini Disdukcapil Kabupaten Sukabumi telah menginformasikan bahwa untuk sementara pencetakan KTP-el ditunda. ”Benar, untuk sementara pencetakan KTP-el ditunda sampai waktu yang ditentukan kemudian,” terang Ande saat ditemui di kantornya.

Menurut Ande, informasi tersebut disampaikan karena sehubungan dengan keterlambatan penerimaan blanko KTP-el dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. ”Dengan ini kami sampaikan bahwa untuk sementara pencetakan KTP-el ditunda sampai waktu yang diberitahukan lebih lanjut,” katanya. (dik/ ade/mam/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here