METROPOLITAN – Wakil Bupati (Wabup) Bogor, Iwan Setiawan, menghadiri acara sosialisasi dan peluncuran program pendidikan keluarga pada seribu Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan anak usia 3-6 tahun di IPB International Convention Center, Kecamatan Bogor Tengah, kemarin.

Menurut Iwan, peran pendidikan keluarga sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak, terutama pada seribu HPK. Pada masa inilah, proses tumbuh kembang seorang anak dimulai. Orang tua memiliki peran penting untuk memberikan perawatan dan pengasuhan berkualitas sesuai tahap perkembangan anak. “Pola pengasuhan berkualitas mampu menekan dan mengurangi kasus stunting atau kekerdilan akibat kekurangan gizi pada anak usia dini,” kata Iwan.

Iwan menjelaskan, Kabupaten Bogor merupakan salah satu pilot project program pengembangan layanan PAUD berkualitas holistik integratif. Yang melatarbelakangi perlunya pendidikan keluarga pada seribu HPK adalah adanya stunting. Sebab, stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang salah satu sebab pokoknya kekurangan gizi akut.

“Gizi merupakan masalah kompleks, tidak semata-mata karena kurangnya asupan makanan. Untuk itu, saya mengajak semua pihak bekerja sama dalam mendukung terwujudnya gizi seimbang menuju bangsa sehat, berprestasi dan percepatan perbaikan gizi seribu HPK,” ucapnya.

Iwan pun meminta keberhasilan kerja sama uji coba paket pendidikan keluarga untuk seribu HPK di Kabupaten Bogor yang telah berlangsung sejak 2017 hendaknya terus dikembangkan secara intensif demi kemampuan spiritual, intelektual, emosional, kinestesis dan sosial dasar anak serta mengoptimalkan masa emas pertumbuhannya dalam lingkungan bermain yang edukatif dan menyenangkan. (*/rez/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here