METROPOLITAN – Sudah jatuh tertimpa tangga. Perumpamaan itu sepertinya tepat menggambarkan kondisi jalan di Kampung
Bagogog, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Para pengendara disuguhkan kondisi jalan berlubang dan berlumpur bak seperti kubangan. Jalanan yang rusak parah itu
merupakan salah satu akses warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Bahkan, para pelajar yang melintas di jalur tersebut terpaksa harus memasukkan sepatunya ke kantong plastik agar terhindar dari lumpur tanah.

Derita warga Kampung Bagogog semakin bertambah saat musim
hujan turun. Ketebalan lumpur basah yang mencapai ketinggian
30 sentimeter, membuat pengendara motor sulit melintas dan
terjebak dalam kubangan lumpur.

”Sudah lima tahun lebih Jalan Bagogog seperti ini, tak pernah
diperbaiki. Kalau curah hujan tinggi, genangan air bercampur
lumpur menutup jalan dan membuat pengendara motor terjebak
dalam lubang jalan,” keluh warga Bagogog, Dede.

Menanggapi hal itu, Camat Klapanunggal, Ade Yana Mulyana,
menjelaskan, perbaikan jalan di Kampung Bagogog merupakan
prioritas, namun aspirasi warga belum ada respons dari Dinas
PUPR Kabupaten Bogor.

”Kami sudah mengawal aspirasi warga Bagogog untuk pembangunan jalan yang rusak, tapi harus gimana lagi, belum pernah dialokasikan anggarannya,” katanya.

(has/b/rez/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here