METROPOLITAN – Reputasi Danilo Petrucci sebagai seorang pebalap yang tampil di kejuaraan dunia MotoGP memang mengalami peningkatan akhir-akhir ini. Terlebih setelah dirinya terpilih menggantikan Jorge Lorenzo sebagai pebalap tim pabrikan Ducati di MotoGP musim 2019.

Tetapi sama seperti tokoh-tokoh lainnya, perjalanan karier Petrucci sebagai pebalap memang jauh dari kata berjalan mulus. Ya, Petrucci harus berkali-kali mengalami jatuh-bangun sebelum akhirnya menjadi seperti saat ini, seorang pebalap papan atas di MotoGP.

Bahkan Petrucci sendiri sempat mendapatkan perlakuan kurang mengenakan dari pengemar balap MotoGP, pada awal-awal kariernya sebagai pebalap. Ya, Petrucci sempat mendapatkan sejumlah komentar bernada sindiran ketika dirinya menyudahi balapan dengan hasil negatif.

Namun dari situlah mental Petrucci sebagai pebalap profesional terbentuk. Petrucci bahkan menjadi komentar-komentar negatif tersebut sebagai pelecut semangatnya, agar bisa tampil lebih baik lagi di masa mendatang.

“Usai balapan, saya ada di paddock dekat motorhome. Beberapa orang meminta tanda tangan saya. Ketika mereka akan memberikan pena, salah satu memandang saya dan berkata, ’Kau yang tadi jatuh’. Saya bilang, ’Ya, aku yang jatuh di lap terakhir tadi.’ Kemudian ia batal meminta tanda tangan saya,” kenang Petrucci. (bn/ suf/ run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here