METROPOLITAN – Wali Kota Bogor, Bima Arya, bakal melobi Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) agar sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) bantuan sosial senilai Rp1,6 miliar. Rencananya, anggaran tersebut bakal digunakan untuk membantu korban bencana puting beliung yang masih membutuhkan bantuan. ”Staf saya sudah berkoordinasi dengan bagian keuangan Pemprov Jabar agar uang itu tidak dikembalikan provinsi,” ujarnya.

Terkait bansos, sambung Bima, Pemprov Jabar sudah membuka ruang kepada Pemkot Bogor untuk memanfatkan bantuan tersebut sebaik mungkin. Silpa ini nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan warga korban bencana. “Contohnya, korban yang kelewat didata dan belum dibangun rumahnya atau bantuan yang diterima tidak mencukupi kebutuhan material,” bebernya.

Ia juga mengaku sudah mendata para korban yang nantinya bakal mendapatkan bantuan dari anggaran silpa. “Intinya, kita usaha agar silpa bisa terserap dan tidak dikembalikan ke Pemprov Jabar,” ujarnya.

Sementara itu, asisten Pemerintahan Kota Bogor, Hanafi, menambahkan, untuk memulihkan dampak angin puting beliung di tiga kecamatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengucurkan anggaran Rp5 miliar. Setelah didata Pemkot Bogor, ada 1.182 orang yang berhak menerima bantuan. “Dari bantuan Pemprov Jabar Rp5 miliar hanya bisa terserap Rp3,4 miliar hingga menyebabkan sisa lebih anggaran Rp1,6 miliar,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi, menuturkan, setelah semua korban bencana lolos verifikasi kelengkapan administrasinya oleh bagian Adkesra Kota Bogor, baru masuk BPKAD. ”Pos bantuan sosial untuk perbaikan rumah sudah disalurkan. Terakhir pada 31 Desember 2018 dan sudah ditransfer lewat Bank Jabar ke rekening penerima,” ujar Lia.(ads/c/yok/py)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here