METROPOLITAN – Meski sudah ditetapkan jam operasional melintas di wilayah Kabupaten Bogor, sejumlah sopir truk tambang kembali berulah.

Mereka dengan sengaja memarkirkan kendaraannya di bahu Jalan Raya Mohamad Toha Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, kemarin.

“Truk parkir di pinggir jalan ini sangat mengganggu aktivitas warga, pelajar, pekerja bahkan halaman rumah orang. Artinya, secara ekonomi warga sangat dirugikan,

”keluh Sekretaris Camat (Sekcam) Parung- panjang, Icang Aliudin.
Untuk itu, sekcam meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bisa bertindak tegas. Sebab, keberadaan truk tambang di pinggir jalan benar-benar mengganggu aktivitas warga. Antrean kendaraan pun mencapai 10 Km.

Ia juga berharap tahun ini ada pengkajian jalur khusus truk tambang. Sebab, jika hanya mengandalkan jam tayang atau operasional khawatir muncul masalah baru ketika jalan yang ada saat ini tengah rusak dan harus diperbaiki.

“Semoga tahun ini ada pengkajian dan 2021 bisa terealisasi,” harapnya.

Sebelumnya diberitakan, BadanPengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggelar sosialisasi pemberlakuan uji coba jam operasional truk angkutan tambang di aula Kecamatan Gunungsindur pada Jumat (4/1). Dalam rapat ini, BPTJ menyampaikan jam operasional truk tambang akan dimulai sejak 22:00 hingga 05:00 WIB. (sir/b/rez/py)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here