Akses Jalan Ditutup, Penambang Pasir Linglung

by -23 views

METROPOLITAN – Cigudeg  Puluhan warga dari dua kampung, yaitu Kampung Lawangtaji dan Kampung Bunar, Desa Bunar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, bersama Lembaga Karang Taruna Mekar Bunar Saluyu (MBS) meminta akses jalan dari Kali Seuweu hingga area kantor UPT Perikanan, yang biasa digunakan untuk penambang pasir, segera dibuka. Bahkan, Camat Cigudeg, Acep Sajidin, bakal memfasilitasi masyarakat dengan pihak yang menutup akses jalan tersebut.

“Langkah awal akan dilakukan untuk mengecek status jalan tersebut. Salah satu tugas pemerintah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi, semua ada aturannya,” tegasnya. Ia berharap ada solusi yang bisa dilakukan. Padahal intinya tidak saling merugikan, terutama terkait perawatan jalan. Dalam waktu dekat, Acep akan mengkroscek status jalan tersebut. “Kita akan cek, apakah jalan ini milik perorangan atau jalan desa,” imbuhnya.

Sedangkan Kades Bunar, Rudi Yusup, menyatakan pernah melihat bukti pembelian lahan jalan dengan seorang warga. “Bukti pembelian akses pembangunan irigasi Kali Seuweu, kami lupa lagi pembeliannya sama siapa. Tapi kami pernah melihat salah satu bukti pembelian. Entah siapa oknum yang menjual tanah yang dulu berstatus jalan desa ini,” bebernya.

Sementara itu, seorang penambang pasir, Ugan (59), mengaku sudah empat tahun tak bisa menambang karena akses jalan ke lokasi Kali Seuweu diportal. “Setahu kami jalan untuk menghubungkan ke Bendungan Kali Seuweu dulu sudah ada,” ujarnya.

Terpisah, Kepala UPT Perikanan, Nanang, mengaku tidak memiliki wewenang saat terjadi penutupan jalan tersebut. ”Jadi, untuk sekarang kami menunggu nanti hasil keputusannya,” pungkasnya. (kmg/b/suf/py)

Loading...