METROPOLITAN – Batu Azan di Situs Gunung Munara, Desa Kampungsawah, Kecamatan Rumpin, memiliki cerita unik. Seseorang yang memanjat batu tersebut harus mengumandangkan azan sebelum turun.

Petugas Situs Gunung Munara, Subadri Agus, mengatakan bahwa keberadaan Batu Azan itu mitosnya pengunjung harus azan jika ingin turun setelah memanjatnya. “Kalau tidak azan ya tidak bisa turun,” kata Agus.

Namun, Batu Azan itu jarang dipanjat wisatawan. Sebab, yang bisa manjat harus benar-benar orang yang memiliki keberanian dan jujur. “Waktu dulu memang batu ini sering digunakan untuk mengumandangkan azan. Cerita ini saya dapat secara turun-temurun hingga kini,” bebernya.

Agus menjelaskan, Batu Azan itu letaknya persis mengarah ke Batu Bintang. Sebab, Gunung Munara terbagi menjadi tiga puncak. “Para pengunjung jarang ke titik lokasi Batu Azan. Paling di bawahnya untuk sekadar cari angin,” pungkasnya. (mul/c/yok/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here