METROPOLITAN – Kabar tak meny­enangkan dialami sederet artis yang aktif di Instagram. Mereka tiba-tiba kehilangan ratusan hingga jutaan followers-nya dalam waktu sekejap. Ini menyusul Instagram yang tengah bermasalah se­hingga menyebabkan para pengguna Instagram kehi­langan pengikut.

Ada beberapa sederet nama artis yang kehi­langan followers, mulai dari Ariana Grande hingga Selena Gomes. Keduanya kehilangan jutaan followers hanya dalam waktu sekejap. Kemudian untuk di Indo­nesia juga ada se­deret nama artis yang mengalami hal serupa.

Seperti Ayu Ting Ting yang mempunyai followers terbanyak sem­pat kehilangan seratusan follo­wers, begitu juga Raffi Ahmad. Ria Ricis juga mengaku kehilangan 200 ribu followers.­

”IG aku masih eror. Mohon sabar, terutama online shop dan brand yang udh janjian upload. Masih belum bisa tag foto, like foto orang dan swipe up juga nggak bisa. Followers ilang 200k (tolong follow saya lagi plis aku makan dari followers). Following juga beberapa ke-unfollow. Bu­kan aku yang unfollow, tapi ka­lau ya mantan atau gimana ya unfol aja. Tapi DM please yang ngerasa ke-unfol biar aku follow lagi. IG kenapa sih?” tulis Youtu­ber populer Tanah Air, Ria Ricis, pada salah satu posting-an ter­barunya.

Di sisi lain, banyak dugaan yang menyebut bahwa Instagram se­dang ’membersihkan’ akun-akun fake yang sudah lama tak aktif. Namun ternyata dugaan itu sa­lah. Belum lama ini akun Twitter resmi dari Instagram buka sua­ra menanggapi laporan dari para penggunanya. ”Kita me­nyadari jika sedang ada masalah terkait jumlah followers beber­apa orang. Kita sedang bekerja untuk memperbaikinya sese­gera mungkin,” tulis akun resmi Instagram dalam Bahasa Inggris.

Sementara itu, pada November 2018, pihak Instagram telah me­nulis sebuah pernyataan yang akan membatasi perilaku yang tidak disukai. ”Kami telah membangun alat pembelajaran mesin untuk membantu mengi­dentifikasi akun yang mengguna­kan layanan ini dan menghapus aktivitas tidak autentik,” tulis pihak Instagram.

”Jenis perilaku ini buruk bagi komunitas, dan aplikasi pihak ketiga yang menghasilkan like tidak autentik, follows, dan ko­mentar melanggar pedoman komunitas dan ketentuan peng­gunaan kami,” lanjut keterangan tersebut. Instagram mengaku memiliki deteksi otomatis yang menghapus akun palsu yang melindungi komunitasnya dan pembaruan yang dilakukan merupakan langkah Instagram menjaga komunitas yang hidup di mana orang dapat terhubung dengan orang-orang dan hal yang mereka sukai.

(klg/rez/run)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here