JAKARTA – Sosok Adi Saputra (21) belakangan ini menjadi perbincangan setelah video dirinya yang mengamuk dan mempreteli motor saat ditilang polisi menjadi viral.
Sundari, kakak kandung Adi Saputra mengungkapkan bahwa sang ibu pingsan saat melihat video Adi mengamuk.
Tak hanya itu, Sundari mengungkap fakta bahwa Adi Saputra adalah sosok tulang punggung keluarga yang merawat kedua orangtuanya.
Pernyataan Sundari diungkapkan melalui tayangan SELEB EXPOSE unggahan kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL pada Minggu (10/2/2019).
Awalnya, tim SELEB EXPOSE diajak Ketua RT setempat, Eli Sugianto, untuk mendatangi tempat tinggal yang ditinggali kedua orangtua Adi Saputra di Kecamatan Mekar Jaya, Serpong, Tangerang.
Eli Sugianto mengaku bahwa Adi Saputra bukan warganya dan yang tinggal di lingkungan itu hanyalah orangtua serta kakak kandung Adi.
“Kagetnya saya enggak pernah tahu sosok si Adi itu ada di lingkungan saya, pas saya cari informasi memang si Adi itu bukan tinggal di sini. Yang tinggal di sini cuma orangtuanya sama kakaknya,” ungkap Eli Sugianto.
Menurut penuturan warga sekitar, kedua orangtua Adi Saputra sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah itu.
Sementara itu, sang kakak, Sundari mengaku terkejut kala tahu kabar adiknya yang mengamuk hebat merusak motor.
“Kaget banget kenapa dia marahnya bisa besar gitu,” ujar Sundari.
Bahkan ibunda Adi Saputra sampai pingsan saat melihat video putranya mengamuk.
“Kemarin aja mama dengar sampai lihat-lihat video gitu, mama sampai jatuh pingsan, karena ‘Kenapa sih, anak saya enggak pernah marah jadi amarahnya sampai besar gitu?'” ungkap Sundari.
Sundari mengatakan kemungkinan adanya tekanan dalam jiwa Adi Saputra lantaran sudah susah berjuang membiayai kehidupan orangtuanya dan menjadi tulang punggung keluarga.
“Mungkin karena ada tekanan batin kali ya, soalnya orangtua saya dia yang biayain.”kata Sundari.
“Ya minta tolonglah sama yang petugas, soalnya dia tulang punggung banget buat keluarga,” lanjut Sundari.
Menurut Sundari, kedua orangtuanya sudah renta dan tak sanggup lagi untuk bekerja sehingga hanya hidup mengandalkan penghasilan Adi Saputra.
Di antara tujuh bersaudara, hanya Adi Saputralah yang membiayai hidup kedua orangtuanya.
“Orangtua saya enggak ada yang kerja lagi sudah pada tua, jadi enggak ada yang bisa kasih dia uang, bayar kontrakan mama enggak ada, jadinya ngandelin dia doang,” pungkasnya.
Kini Adi Saputra terancam pasal berlapis, dari mulai penipuan dan penggelapan, penadahan, hingga penghancuran barang bukti.
Adi Saputra dan kekasihnya, Yuni, terbukti melanggar aturan karena berkendara melawan arah, tak memakai helm, dan tidak membawa SIM dan STNK.
Motor yang dipreteli Adi Saputra disebut merupakan motor hasil curian yang dibeli dari penadah.
Adi Saputra juga diduga memalsukan surat kendaraan tersebut dan melakukan perusakan barang bukti motor di hadapan petugas.
Adi Saputra melanggar Pasal 263 KUHP dan Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP jo Pasal 480 KUHP dan Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman sampai dengan 6 tahun penjara.

Sumber: Tribunbogor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here