Pembangunan Masjid Besar Cileungsi Disoal

by -

METROPOLITAN – Dinas AULA DESA TERTUNDA PUPR Kabupaten Bogor menegur pelaksana pembangunan Masjid Besar Kecamatan Cileungsi Almansyurunal Muqorribun yang dinilai kurang transparan dan tidak memperhatikan keselamatan pekerja.

Pembangunan masjid melalui swakelola dengan APBD Kabupaten Bogor 2018 sebesar Rp2 miliar itu tidak memasang papan nama proyek dan tidak menggunakan Alat Pengaman Diri (APD) dalam pengerjaannya.

“Kami pernah menegur secara lisan kepada pelaksana proyek Masjid Besar Kecamatan Cileungsi yang dibangun melalui swakelola agar dilaksanakan safety seperti helm, sepatu boot dan rompi,” ungkap Kasi Pembangunan Dinas PUPR, Agur Rejeki NN.

Selain itu, ia juga menyayangkan anggaran pembangunan masjid yang tidak mencantumkan papan nama proyek. Karena melalui swakelola, pembangunan Masjid Almansyurunal Muqorribun sepenuhnya dikendalikan DKM masjid setempat.

”Pembangunan masjid besar di Kecamatan Cileungsi itu swakelola dan dikendalikan DKM serta konsultan. Kami hanya mengawasi dan pengendalian seperti safety dan bahan yang digunakan. Kami akan berikan saran. Kalau tidak sesuai teknis ya kami tegur,” tegasnya. (has/b/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *