SURABAYA – Anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya menggerebek aktivitas pijat plus- plus di sebuah kamar di apartemen kawasan Tenggilis Surabaya.

Dari penggrebekan tersebut, polisi mengamankan 6 orang perempuan yang dijadikan terapis. Dua di antaranya masih di bawah umur dan seorang tersangka.

Dari penggerebekan ini polisi menangkap seorang tersangka berinisial Yi, pria berumur 34 tahun, warga Rungkut.

“Saat penggerebakan tersebut, petugas juga mendapati salah satu terapis tengah melakukan pijat vitality treatment kepada pelanggan,” ujar AKP. Ruth Yeni, Kanit PPA.

Dalam usaha spa dan massage, tersangka tidak hanya menawarkan pijat tradisonal, juga menawarkan pijat vitality treatment, dengan tarif mulai Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu, dan harga tersebut belum termasuk pijat plus – plus.

Menurut AKP Ruth terbongkarnya kasus ini dari laporan masyarakat, adanya aktivitas pijat plus – plus di dalam kamar apartemen.

“Untuk merekrut perempuan ini, dilakukan dari mulut ke mulut, serta dijanjikan gaji dan bonus yang menggiurkan,” imbuh AKP Ruth.

Dari pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, mulai uang, nota pemesanan, ponsel, buku tamu, brosur dan buku intensif karyawan.

Sumber : jpnn

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here