METROPOLITAN – Bupati Sukabumi Marwan Hamami berharap Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka harus menopang dan mendukung program pemerintah dalam pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Salah satunya harus berinovasi dan tanggap isu lingkungan.

”Beberapa isu yang tentunya harus menjadi pencermatan bagi Gerakan Pramuka adalah isu lingkungan, dengan perubahan musim di Kabupaten Sukabumi yang beberapa wilayahnya terjadi musibah seperti longsoran tanah di Desa Cimapag,” ujar Marwan saat Rapat Kerja Cabang untuk Pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi di Aula Yon Armed 13 Cikembang, kemarin.

Marwan meminta Gerakan Pramuka tidak boleh berpangku tangan dan tidak boleh hanya melihat posisi tersebut sebagai kondisi bencana alam saja. ”Gerakan Pramuka harus bisa menjawab kondisi alam itu dengan melakukan perbaikan alam. Ke depan, pramuka harus bisa ciptakan kondisi go green,” pintanya.

Selain itu, Marwan meminta pramuka bisa menunjang proses isu lingkungan. ”Isu lingkungan tidak hanya pada posisi penghijauan saja, tetapi kondisi-kondisi faktor sosial dan ekonomi juga menjadi perhatian bagi Gerakan Pramuka,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi Solihin Muhtar menyampaikan bahwa rapat kerja cabang merupakan komunikasi timbal balik yang berfungsi sebagai evaluasi dan berisikan program rencana kerja tahunan.

”Mudah-mudahan program kerja yang akan dijalankan dapat dipahami semua anggota Gerakan Pramuka dan mengamalkan nilai-nilai luhur pramuka,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan anggota pramuka bisa lebih inovatif dalam setiap kegiatan untuk menghadapi perkembangan zaman. ”Untuk mensuport itu, Alhamdulillah bupati yang juga sebagai ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, memberikan tiga unit kendaraan operasional roda dua kepada Kwarcab Gerakan Pramuka untuk kegiatan Pramuka Peduli,” tutupnya. (ade/mam/run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here